TheJatim.com – Forum Silaturahmi Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI) Zona V Jawa Timur–Bali yang digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Tuban, Jawa Timur, menjadi momentum penting konsolidasi gerakan mahasiswa Muhammadiyah.
Forum yang diikuti perwakilan BEM PTMA se-Zona V tersebut menghasilkan keputusan strategis melalui musyawarah yang berlangsung demokratis dan terbuka. Salah satu agenda utama adalah pemilihan Presiden Nasional BEM PTMAI Zona V untuk masa bakti 2025–2026.
Hasilnya, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Bagus Arif Rizki Refandi, secara resmi terpilih sebagai Presiden Nasional BEM PTMAI Zona V Jawa Timur–Bali. Terpilihnya Bagus mencerminkan kepercayaan kolektif mahasiswa PTMA terhadap kepemimpinan yang dinilai memiliki kapasitas intelektual, integritas, serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai persyarikatan.
Dalam arah kepemimpinannya, Bagus menempatkan mahasiswa sebagai subjek perubahan sosial. BEM PTMAI Zona V diproyeksikan menjadi ruang strategis untuk memperkuat nalar kritis, membangun konsolidasi intelektual, serta mendorong kolaborasi lintas kampus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Jawa Timur dan Bali.
“Mahasiswa Muhammadiyah memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk tampil di garda depan. Kita harus menjaga etika keilmuan, membangkitkan nalar kritis, dan memperkuat semangat kolaborasi di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks,” ujar Bagus dalam pernyataannya.
Ia menegaskan, mahasiswa tidak cukup hanya responsif terhadap persoalan zaman, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi yang berpihak pada kemaslahatan umat. Menurutnya, peran mahasiswa Muhammadiyah harus terus dijaga sebagai kekuatan moral sekaligus kekuatan intelektual.
Pada masa kepengurusan 2025–2026, kepemimpinan BEM PTMAI Zona V akan difokuskan pada penguatan sinergi antarkampus, revitalisasi tradisi akademik, serta pengarusutamaan nilai Islam berkemajuan dalam setiap agenda organisasi. Prinsip kolaborasi, inklusivitas, dan keberpihakan pada kepentingan publik menjadi landasan utama gerakan.
Terpilihnya Bagus Arif Rizki Refandi diharapkan membawa energi baru bagi gerakan mahasiswa Muhammadiyah di Zona V Jawa Timur–Bali, sekaligus menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan yang konsisten menjunjung nilai persyarikatan, keilmuan, dan kebangsaan.


