Jumat, 30 Januari 2026
Image Slider

Ratusan Anggota DPRD PDIP se-Jatim Laporkan Kinerja Langsung ke Rakyat

TheJatim.com – Peringatan ulang tahun ke-53 PDI Perjuangan di Jawa Timur dimanfaatkan sebagai momen laporan kinerja wakil rakyat kepada publik. Sebanyak 328 anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, mulai tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, serentak menyampaikan laporan kerja mereka sepanjang 2025 langsung kepada masyarakat.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menjelaskan bahwa langkah tersebut menjadi tradisi baru partai dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas kinerja legislator. Laporan itu disampaikan melalui berbagai kanal, mulai dari media arus utama, media online, hingga media sosial seperti Instagram dan TikTok.

Baca Juga:  NasDem Bangga Syaichona Kholil Bangkalan Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

Menurut Deni, format laporan disesuaikan dengan karakter masyarakat. Ada yang dikemas dalam bentuk infografis, video singkat, hingga publikasi tertulis, agar mudah dipahami semua kalangan, dari generasi muda hingga warga lanjut usia.

“Intinya sederhana. Rakyat harus tahu apa yang sudah dan sedang diperjuangkan wakilnya di DPRD,” ujar Deni, Minggu (11/1/2026).

Ratusan Anggota DPRD PDIP se-Jatim Laporkan Kinerja Langsung ke Rakyat

Ia menegaskan, laporan kinerja bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan bagian dari komitmen ideologis PDI Perjuangan. Setelah terpilih, anggota DPRD justru dituntut untuk bekerja lebih keras dan berani mempertanggungjawabkan setiap langkah politiknya secara terbuka.

“Kalau sudah duduk lalu diam, itu bukan karakter PDI Perjuangan. Wakil rakyat harus terus bergerak, bekerja, dan siap dinilai publik,” katanya.

Baca Juga:  Hari Pers, Kadisdik Jatim; Pers Ujung Tombak Edukasi Masyarakat

Deni yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur menambahkan, Pemilu bagi PDI Perjuangan bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk memperjuangkan keadilan sosial. Laporan kinerja kepada rakyat disebutnya sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut.

Selain itu, laporan terbuka ini secara alami mendorong kompetisi positif antarlegislator dalam pelayanan publik. Masyarakat bisa menilai siapa yang aktif turun ke lapangan, konsisten mengawal aspirasi, dan serius memastikan anggaran berpihak kepada rakyat kecil.

“Ini seperti kompetisi pelayanan publik. Semua terbuka, semua bisa dilihat dan dinilai rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  Komisi Informasi Jatim Umumkan Tujuh Puluh Badan Publik Informatif

Ia juga menyebut laporan tersebut menjadi sarana evaluasi langsung. Masyarakat dapat menilai apakah wakilnya benar-benar bekerja atau belum memenuhi harapan.

“Rakyat sekarang kritis, dan itu sehat. Wakil rakyat harus siap dievaluasi, bukan hanya dipuji,” tegas Deni.

Bagi PDI Perjuangan, laporan kinerja ini bukan penutup, melainkan pengingat bahwa politik adalah soal keberpihakan. Ulang tahun partai dijadikan momentum refleksi untuk terus memastikan kedekatan dengan rakyat tetap terjaga.

“Kami ditugaskan bukan untuk menjauh dari rakyat, tapi untuk selalu pulang pada rakyat,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT