Kamis, 2 April 2026
Image Slider

Armuji dan Madas Sepakati Damai Konflik Surabaya Resmi Berakhir

TheJatim.com – Surabaya kembali berada dalam situasi tenang setelah Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan organisasi masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas) resmi mengakhiri konflik yang sempat menyita perhatian publik. Kesepakatan ini menandai berakhirnya ketegangan yang sebelumnya memunculkan kegelisahan warga lintas komunitas.

Kesepakatan damai tersebut dituangkan dalam surat perjanjian bermeterai yang ditandatangani langsung oleh Armuji dan Ketua Umum Madas, Moch. Taufik. Dokumen ini sekaligus menepis kabar beredarnya surat kesepakatan lain yang disebut tidak sesuai dengan hasil pertemuan di Kampus Unitomo Surabaya pada Selasa, 6 Januari 2026.

Baca Juga:  Wali Kota Surabaya Tanggapi Kritik Fraksi DPRD Soal APBD 2024

Dalam perjanjian resmi itu, kedua belah pihak sepakat menyatakan konflik selesai dan tidak berlanjut ke ranah hukum. Salah satu poin penting adalah pencabutan laporan polisi oleh pihak Madas, sebagai bentuk komitmen mengakhiri seluruh perselisihan yang terjadi.

Sebagai gantinya, Madas menyatakan kesiapan menyalurkan aspirasi, kritik, dan masukan melalui jalur yang sah, beretika, dan komunikatif. Pendekatan dialog menjadi pilihan utama, menggantikan cara-cara konfrontatif yang berpotensi memicu kegaduhan di ruang publik.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gandeng PAKSI Edukasi Masyarakat Tentang Bahaya Gratifikasi

Di sisi lain, Pemerintah Kota Surabaya menyatakan kesiapan membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka dan terkoordinasi dengan Madas. Armuji menegaskan dialog tersebut diarahkan untuk kepentingan masyarakat luas, termasuk komunitas Madura yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika sosial Kota Surabaya.

“Kedua pihak sepakat menjaga kondusivitas, ketertiban umum, serta hubungan sosial yang harmonis,” ujar Armuji, yang akrab disapa Cak Ji.

Kesepakatan damai ini juga memuat klausul saling melepaskan hak tuntutan, baik pidana maupun perdata, atas persoalan yang telah dimediasi. Apabila di kemudian hari muncul perbedaan pandangan, musyawarah disepakati sebagai jalan utama penyelesaian.

Baca Juga:  Sukses Jadi Tuan Rumah Fifa Matchday, Wali Kota Surabaya: Semoga Semakin Banyak Pertandingan Internasional di GBT!
Armuji dan Madas Sepakati Damai Konflik Surabaya Resmi Berakhir

Perjanjian tersebut dibuat dalam dua rangkap dan memiliki kekuatan hukum yang setara. Bagi warga Surabaya, kesepakatan ini menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas sosial tetap menjadi prioritas, di atas kepentingan kelompok maupun ego masing-masing pihak.

“Kami sepakat mengakhiri seluruh permasalahan dan perselisihan untuk menjaga Surabaya tetap kondusif,” kata Armuji.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT