Jumat, 30 Januari 2026
Image Slider

DPRD Surabaya Perjuangkan Akses BBM dan BPJS untuk Nelayan Tambak Wedi

TheJatim.com – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Abdul Malik, menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat pesisir saat bertemu dengan para nelayan di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Selasa (5/11/2025). Dalam kegiatan bertajuk ngopi bareng nelayan itu, Malik mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, mulai dari kebutuhan BPJS Ketenagakerjaan hingga sulitnya akses bahan bakar untuk melaut.

Menurut Malik, sebagian besar nelayan Tambak Wedi belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan. Padahal, profesi mereka tergolong berisiko tinggi dengan pendapatan yang tidak menentu.

Baca Juga:  GMNI Surabaya Serahkan Kajian BBM Etanol ke Wakil Ketua DPRD

“Para nelayan berharap bisa difasilitasi untuk mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Ini penting sebagai perlindungan sosial ketika mereka menghadapi situasi darurat atau kecelakaan kerja,” ujar Malik, Rabu (5/11/2025).

Selain masalah jaminan sosial, ia juga menyoroti sulitnya nelayan memperoleh bahan bakar bersubsidi dengan harga terjangkau. Malik menilai, keberadaan pompa bensin khusus nelayan (pom nelayan) di wilayah Tambak Wedi sangat dibutuhkan agar biaya operasional melaut bisa ditekan.

“Usulan adanya pom subsidi untuk nelayan perlu segera ditindaklanjuti. Dengan adanya pom ini, mereka bisa lebih mudah mendapatkan bahan bakar yang menjadi sumber utama mata pencaharian,” jelas politisi muda PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga:  Besok! Munas APEKSI VII Digelar di Surabaya, Simak Pembahasannya

Malik menegaskan, pemerintah kota perlu lebih memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat pesisir, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada hasil laut. Menurutnya, kesejahteraan nelayan tidak hanya diukur dari hasil tangkapan, tetapi juga dukungan fasilitas, jaminan sosial, dan kemudahan akses terhadap sumber daya.

“Nelayan adalah pahlawan pangan laut kita. Sudah sepatutnya mereka mendapat perhatian lebih, baik dari sisi perlindungan sosial maupun dukungan fasilitas melaut,” tegasnya.

Baca Juga:  Data DTSEN Tersendat, DPRD Surabaya Desak Tuntaskan 239 Ribu KK

Melalui dialog ini, Malik berharap DPRD dan Pemkot Surabaya dapat menyusun langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir utara. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar program pemberdayaan nelayan tidak berhenti di wacana.

“Kita ingin nelayan di Tambak Wedi bisa mandiri, sejahtera, dan terlindungi secara sosial. Pemerintah harus hadir dan memberi solusi nyata,” pungkas Malik.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT