TheJatim, Pamekasan – KH. Muchlis Nasir resmi melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan periode 2026-2031. Keputusan tersebut lahir secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU Pamekasan 2026 setelah ia mendominasi perolehan suara pada tahap penjaringan.
Dalam proses voting penjaringan, Kiai Muchlis mengantongi 10 suara, jauh melampaui KH. Kholik Yadi yang hanya mendapat 2 suara. Lantaran perolehan suaranya melebihi syarat minimal 4 suara yang ditetapkan dalam sidang pleno tata tertib, peserta konferensi otomatis menetapkan Kiai Muchlis sebagai calon tunggal.
Usai penetapan tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Ulum ini langsung menandatangani kontrak jam’iyah yang berisi janji integritas. Mantan aktivis PMII Surabaya tersebut menegaskan komitmennya untuk menjauhkan diri dari panggung politik praktis selama menjabat.
“Saya berjanji tidak akan terlibat dalam politik praktis atau menduduki jabatan politik. Jika melanggar kontrak ini, saya siap menerima sanksi organisasi,” tegas Kiai Muchlis di hadapan para muktamirin.
Kiai Muchlis sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Ketua PCNU Pamekasan pascameninggalnya KH. Taufik Hasyim pada Juni 2025 lalu. Kepercayaan para kader dalam Konfercab ini memperkuat mandat bagi Kiai Muchlis untuk menakhodai organisasi Nahdlatul Ulama di Bumi Gerbang Salam selama lima tahun ke depan,(Rul/Hai).


