Jumat, 30 Januari 2026
Image Slider

Pemkot Surabaya Gelar Seleksi JPT Pratama dengan Sistem Penilaian Terbuka

TheJatim.com – Pemerintah Kota Surabaya menggelar uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di ruang sidang Wali Kota, Senin (1/12/2025). Sebanyak enam Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik mengikuti seleksi untuk dua posisi strategis yang saat ini kosong, yakni Kepala DPMPTSP serta Kepala DPRKPP.

Seleksi tersebut turut dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Sekretaris Daerah Lilik Arijanto, dan Kepala BKPSDM Kota Surabaya Ira Tursilawati. Masing-masing kandidat diminta memaparkan inovasi yang relevan dengan arah pembangunan kota ke depan.

Untuk posisi Kepala DPMPTSP, peserta yang mengikuti seleksi ialah Farida Fitrianing Arum, Lasidi, dan Wawan Windarto. Sementara itu, kandidat Kepala DPRKPP terdiri dari pejabat DSDABM, pejabat Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan, serta Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKPP, Iman Kristian.

Wali Kota Eri menegaskan bahwa proses seleksi sepenuhnya berbasis kemampuan peserta, bukan pertimbangan personal. Ia meminta seluruh kandidat menunjukkan pemikiran yang realistis dan memberikan dampak bagi warga.

Baca Juga:  Cak YeBe Peringatkan Camat dan Lurah Soal Kopkel Merah Putih: Jangan Ada Titipan dan Kepentingan Kelompok

“Ini bukan penilaian suka atau tidak suka. Sampaikan semua kemampuan yang dimiliki. Siapa yang mampu, silakan mengambil jabatan itu,” ujar Eri.

Ia menekankan pentingnya output dan outcome dari setiap gagasan yang disampaikan. Menurutnya, seorang kepala dinas harus bisa mempertanggungjawabkan hasil kerja secara konkret. Jika kinerja tidak sesuai target, Eri menyatakan tidak segan mengambil tindakan tegas.

“Teman-teman harus bisa mempertanggungjawabkan output dan outcome. Apa yang bisa diubah, ubah untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Eri menilai seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan dan tidak terjebak dalam zona nyaman. Keberanian tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting bagi pejabat yang memimpin organisasi perangkat daerah.

“Kepala dinas butuh berani mengambil keputusan. Kepala dinas harus berani,” pesannya.

Baca Juga:  KPU RI ingin Masyarakat Surabaya Banyak Terlibat di Pemilu, Melalui DP3

Eri berharap proses seleksi ini menghasilkan pejabat yang kompeten, berintegritas, dan memiliki visi sejalan dengan pembangunan Kota Surabaya. Ia juga memastikan posisi JPT Pratama lainnya akan kembali dibuka pada Januari mendatang. “Januari akan kami buka lagi,” ujarnya.

Untuk menjaga objektivitas seleksi, Pemkot Surabaya menghadirkan lima panelis ahli dari akademisi dan lembaga pemerintah. Mereka antara lain Guru Besar FEB UNAIR Prof Nuri Herachwati, Guru Besar Psikologi UNAIR Prof Fendy Suhariadi, Guru Besar PWK ITS Prof Adjie Pamungkas, serta Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni.

Prof Nuri mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang melibatkan akademisi dan Pemprov Jatim dalam proses seleksi. Menurutnya, hal ini membuat penilaian lebih akurat dan terukur.

“Dengan melibatkan para akademisi dan Pemprov Jatim, harapannya seleksi ini benar-benar akurat,” kata Prof Nuri.

Ia juga menilai seorang kepala dinas harus memahami karakter Kota Surabaya yang kini bertransformasi menjadi kota kelas dunia. Karena itu, pejabat terpilih harus mampu membawa Surabaya bergerak naik kelas.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Apresiasi 10 Perguruan Tinggi penerima Anugerah Eco Campus

“Levelnya bukan nasional lagi. Harusnya sudah kota dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKD Jatim Indah Wahyu menyebut seluruh peserta yang mengikuti seleksi masuk kategori ‘Box 9’ dalam Manajemen Talenta. Menurutnya, kemampuan mereka relatif berimbang dan inovasi yang ditawarkan sangat mendukung tugas pokok jabatan yang dilamar.

“Dari enam peserta, semuanya punya kemampuan berimbang dan wawasan yang bagus terkait perangkat daerah yang mereka lamar,” jelas Indah.

Ia juga mendukung pandangan Wali Kota Eri bahwa setiap calon kepala dinas harus siap menjalankan program dengan output dan outcome yang jelas.

“Sehingga saat melaksanakan tugas nanti, mereka bisa langsung menyelaraskan diri dengan target yang ditetapkan Pak Wali,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT