Jumat, 30 Januari 2026
Image Slider

Surabaya Dorong Pembangunan Inklusif Lewat Kecamatan Responsif Gender

TheJatim.com – Pemerintah Kota Surabaya kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan inklusif dengan menggelar puncak penganugerahan Kecamatan Responsif Gender (KRG) dan Surabaya Gender Award (SGA) 2025. Acara tersebut berlangsung di Convention Hall Siola, Selasa (23/12/2025), dan diikuti seluruh kecamatan serta kelurahan se-Kota Surabaya.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi Pemkot Surabaya kepada kecamatan yang dinilai konsisten menerapkan prinsip keadilan dan kesetaraan gender dalam pelayanan publik, khususnya bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.

Dalam ajang tersebut, Kecamatan Genteng ditetapkan sebagai The Best Kecamatan Responsif Gender 2025. Penilaian diberikan atas upaya berkelanjutan kecamatan tersebut dalam mengintegrasikan kebijakan yang inklusif hingga tingkat kelurahan.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Libatkan RT Catat Data Penduduk Non Permanen

Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Bisukma Kurniawati, yang mewakili Wali Kota Eri Cahyadi, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan refleksi kesadaran gender di tingkat wilayah.

“Meraih penghargaan itu penting, tetapi yang lebih utama adalah menjaga dan menerapkannya dalam pelayanan sehari-hari. Kesetaraan gender harus benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Bisukma.

Ia juga mendorong seluruh kecamatan di Surabaya untuk terus berkompetisi secara sehat. Harapannya, ke depan seluruh kecamatan mampu menghadirkan pelayanan publik yang responsif gender tanpa kecuali.

Sementara itu, Sekretaris DP3APPKB Kota Surabaya, Ike Inayumiki, menjelaskan bahwa rangkaian penilaian KRG dan SGA 2025 telah dimulai sejak November. Tahun ini, metode penilaian tidak hanya berbasis administrasi, tetapi juga pendekatan budaya.

Baca Juga:  Bang Udin Ajak Pemuda Perbanyak Membaca dan Berorganisasi Serius

“Surabaya Gender Award kami kemas dalam Fragmen Suroboyoan dengan tema kesetaraan gender dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Tujuannya agar pesan keadilan gender lebih mudah dipahami dan dekat dengan keseharian warga,” jelas Ike.

Program ini melibatkan 31 kecamatan dan 153 kelurahan di Surabaya. Selain lomba fragmen budaya, juga terdapat kategori Gender Champion bagi individu yang dinilai aktif menjadi penggerak kesetaraan gender di wilayahnya.

Ike menambahkan, kegiatan ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 serta Perda Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender. Program tersebut juga mendukung indikator Anugerah Parahita Ekapraya (APE) serta penguatan pembangunan inklusif berbasis GEDSI.

Baca Juga:  Armuji Bela Warga Darmo Hill, BPN Surabaya Pastikan Perlindungan

Kesuksesan penyelenggaraan acara turut didukung sektor swasta melalui program CSR. Sejumlah mitra seperti Rotary, Wahana Visi Indonesia, dan PDAM ambil bagian dalam mendukung apresiasi bagi para pemenang.

Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pembangunan di tingkat kecamatan dan kelurahan agar selalu berpihak pada hak-hak perempuan, anak, dan kelompok marginal. Selain Kecamatan Genteng, penghargaan KRG juga diberikan kepada kecamatan terbaik di lima wilayah Surabaya, sementara Lomba Fragmen Suroboyoan dibagi dalam enam kategori juara.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT