Kamis, 3 April 2025
Image Slider

Rupiah Melemah ke Rp14.433 per Dolar AS Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Dampaknya, capital outflow terjadi di pasar modal dan berimplikasi negatif ke rupiah. Analis Monex Investindo Futures, Faisyal, menyampaikan bahwa pembatasan aktivitas yang lebih ketat memberi sentimen negatif bagi rupiah.

Menurut pengamatan Faisyal, pergerakan rupiah besok akan dipengaruhi oleh data manufaktur, jasa dan penjualan rumah di AS. Oleh karena itu, sejauh ini konsensus memproyeksikan data ekonomi AS tersebut akan keluar dengan hasil positf.

ADVERTISIMENT
Baca Juga:  Mendorong Pertumbuhan UMKM melalui Sinergi Bank Indonesia dan Perguruan Tinggi: Akses Pembiayaan, Pasar, dan Kapasitas Produksi Melalui SIAPIK

Lebih lanjut, Faisyal memprediksikan, rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 14.380-Rp 14.500 per dolar AS pada Kamis (24/6). Melihat prediksi itu, rupiah masih berpotensi untuk melemah. Apalagi, jika pidato sejumlah anggota The Fed juga tetap bernada hawkish.(*)

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Populer
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terkait
ADVERTISEMENT