Senin, 11 Mei 2026
Image Slider

Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS Disorot Ansor Jatim

TheJatim.com – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur menyampaikan keprihatinan atas belum terungkapnya pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Peristiwa yang menimpa aktivis hak asasi manusia tersebut dinilai menjadi ancaman serius bagi rasa aman masyarakat jika tidak segera menemukan titik terang.

Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur, Zainuddin, menilai hingga kini misteri pelaku masih belum terpecahkan. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi kalangan aktivis yang selama ini menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.

Menurut Zainuddin, tidak terungkapnya pelaku dalam waktu cukup lama menimbulkan dugaan bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh pihak yang memiliki kemampuan khusus.

Baca Juga:  Kesejahteraan Guru Honorer Disorot DPRD Jatim Usai Video Viral

“Belum terungkapnya pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan sampai saat ini mengindikasikan pelaku kemungkinan terlatih. Namun kami tetap meyakini kepolisian memiliki kapasitas untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, yang diterima The Jatim, Rabu (18/3/2026).

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aktivis tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan hukum. Jika tidak segera dituntaskan, peristiwa tersebut dapat memicu rasa takut di ruang publik.

Menurutnya, kasus ini bukan hanya menyangkut korban semata, melainkan juga menyangkut jaminan keamanan bagi seluruh warga negara. Aktivis masyarakat sipil selama ini memiliki peran penting dalam menyuarakan keadilan dan mengawasi jalannya pemerintahan.

Baca Juga:  18.071 Rumah Tangga di Jawa Timur Terima Bantuan Instalasi Listrik Gratis

“Jika peristiwa ini tidak bisa diungkap secepatnya, maka ini menjadi ancaman nyata bahwa hal serupa bisa menimpa siapa saja. Artinya, ini alarm bagi kebebasan sipil dan rasa aman warga negara,” tegasnya.

Dalam sejumlah kasus kekerasan terhadap aktivis di Indonesia, keterlambatan pengungkapan pelaku kerap memicu kekhawatiran publik terhadap komitmen penegakan hukum. Karena itu, PW GP Ansor Jawa Timur mendorong aparat penegak hukum bekerja cepat, profesional, dan transparan.

Zainuddin menilai kehadiran negara sangat penting untuk memastikan perlindungan hukum bagi setiap warga negara, termasuk mereka yang aktif memperjuangkan isu hak asasi manusia.

“Jika kasus ini tidak segera terungkap, wajar bila sebagian masyarakat menilai negara sedang tidak baik-baik saja. Karena itu kami mendorong aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini secara terbuka,” ujarnya.

Baca Juga:  Perludem dan Unair Dorong Kodifikasi UU Pemilu Demi Demokrasi Kuat

Meski demikian, PW GP Ansor Jawa Timur juga mengajak masyarakat tetap menjaga ketenangan dan tidak berspekulasi berlebihan selama proses penyelidikan berlangsung.

Di akhir pernyataannya, Zainuddin berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas akan menjadi pesan penting bahwa segala bentuk kekerasan terhadap warga negara tidak dapat ditoleransi.

“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum. Penegakan hukum yang tegas akan menjaga kepercayaan publik terhadap keadilan,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT