Rabu, 22 April 2026
Image Slider

Kick Off Harlah PMII ke-66, Bahas Tantangan Kaderisasi Modern

TheJatim.com – Sejumlah mantan Ketua Umum PKC PMII Jawa Timur lintas generasi berkumpul dalam Kick Off Harlah ke-66 PMII yang digelar di Nahrawi Center, Jalan Gayung Sari Barat, Surabaya, Jumat (17/4/2026) malam. Agenda ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang temu lintas zaman untuk membaca ulang arah gerakan organisasi mahasiswa Islam tersebut.

Suasana berlangsung hangat dan cair. Para kader lama dan generasi baru duduk lesehan, berbagi cerita, bertukar pengalaman, hingga sesekali diselingi guyonan. Di balik kesederhanaan itu, terselip refleksi panjang tentang perjalanan PMII yang telah melewati berbagai fase sosial dan politik di Indonesia.

Tokoh-tokoh yang hadir antara lain Yoyok Zakariya (1994–1996), KH Imam Nahrawi (1996–1998), A. Nur Aminuddin (2005–2007), Zainuddin (2016–2018), hingga Baijuri (2022–2025). Kehadiran lintas generasi ini menunjukkan kesinambungan peran kader PMII dalam berbagai sektor, mulai dari birokrasi, politik, hingga gerakan sosial masyarakat.

Baca Juga:  PGRI Nilai Eri Cahyadi Layak Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha 2025

Ketua PKC PMII Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa, menegaskan bahwa usia organisasi yang panjang tidak boleh membuat PMII terjebak pada romantisme sejarah. Menurutnya, tantangan ke depan jauh lebih kompleks, terutama dalam merespons kebutuhan kelompok marginal atau mustadafin.

“PMII sudah terbukti mampu bertahan melewati berbagai zaman. Tapi yang lebih penting sekarang adalah bagaimana organisasi ini tetap hadir untuk kelompok yang membutuhkan,” ujarnya.

Ivan juga menekankan pentingnya menjaga ideologi di tengah realitas banyaknya alumni PMII yang telah berkiprah di berbagai lini. Ia mengingatkan kader agar tidak kehilangan arah saat memasuki dunia profesional.

Ia mengibaratkan kader PMII sebagai air yang murni. Dalam fase kaderisasi, nilai-nilai itu harus dijaga. Namun ketika menjadi alumni, setiap individu bebas menentukan peran dan jalannya masing-masing di masyarakat.

Baca Juga:  Tata Kelola AMDAL PLTSa Benowo Busuk! Pemkot Surabaya Lawan Putusan KI Jatim

Sementara itu, Ketua PW IKA PMII Jawa Timur, Thoriqul Haq, atau Cak Thoriq, memberikan catatan kritis terkait pola kaderisasi. Ia menilai, jika tidak ada pembaruan, PMII berpotensi tertinggal dari dinamika mahasiswa saat ini yang semakin beragam dalam cara berpikir dan berorganisasi.

Menurutnya, pendekatan kaderisasi konvensional tidak lagi cukup. Banyak mahasiswa saat ini tidak lagi mudah diajak dengan satu pendekatan ideologis yang seragam. Hal ini menjadi tantangan serius bagi organisasi berbasis kader seperti PMII.

Cak Thoriq juga menyoroti kecenderungan kader yang masuk karena faktor lingkungan, seperti pengaruh senior atau keluarga. Pola ini dinilai tidak cukup kuat untuk memperluas basis kader baru secara signifikan.

Ia mendorong inovasi kaderisasi berbasis profesi agar PMII tetap relevan. Misalnya, pelatihan kader yang dikaitkan dengan kebutuhan praktis seperti teknologi, riset, hingga metodologi survei. Pendekatan ini dinilai lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa masa kini yang cenderung pragmatis namun tetap mencari nilai.

Baca Juga:  Eri Cahyadi Minta Proses Hukum Pelaku Vandalisme Mural di Gubeng Pojok

“Kalau kaderisasi bisa dikaitkan dengan kebutuhan nyata, PMII akan lebih mudah berkembang dan menjangkau basis baru,” katanya.

Momentum Kick Off Harlah ini juga menjadi penanda bahwa PMII tidak hanya merayakan usia, tetapi juga berupaya membaca arah perubahan zaman. Dengan tantangan digitalisasi, perubahan sosial, hingga kompetisi organisasi mahasiswa, PMII dituntut untuk lebih fleksibel tanpa kehilangan identitas ideologisnya.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang kini memasuki usia ke-66. Lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan PMII bergantung pada kemampuannya beradaptasi tanpa meninggalkan akar nilai yang telah dibangun sejak awal.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT