Selasa, 18 Februari 2025
Image Slider

Gawat, Satu dari Dua Pemuda Usia 16-18 Tahun di Bangkalan Tidak Sekolah

Thejatim.com. Surabaya-Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Sekolah (APS) di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2023 menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada 2022, APS untuk kelompok usia 16-18 tahun tercatat sebesar 49,15%, sementara pada 2023 meningkat menjadi 53,34%. Meski demikian, peningkatan ini masih belum cukup signifikan karena menunjukkan bahwa hampir 50% dari pemuda usia 16-18 tahun di Bangkalan masih belum mengenyam pendidikan formal di sekolah.

Baca Juga:  IPM Bojonegoro Rendah, Indikator Pendidikan Suram?

Peningkatan sebesar 8,5% pada tahun 2023 tidak mampu menutupi fakta bahwa APS di Bangkalan sempat mengalami penurunan yang cukup drastis pada 2022, ketika angka partisipasi berada di bawah 50%.

Selain itu, data BPS juga menempatkan Kabupaten Bangkalan sebagai daerah dengan APS terendah se-Jawa Timur pada tahun 2023. Meski kabupaten ini mencatatkan peningkatan APS, posisinya yang terus-menerus berada di peringkat terendah dibandingkan dengan daerah lain se-Jawa Timur.

Baca Juga:  Kesenjangan Ekonomi di Jawa Timur Didominasi Kota, Tertinggi Nomor Tiga Surabaya

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, tren pertumbuhan APS di Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan rata-rata 1,6% per tahun. Dengan rata-rata peningkatan yang relatif rendah.

Rendahnya capaian kinerja APS di Kabupaten Bangkalan mengindikasikan bahwa akses pendidikan bagi remaja usia 16-18 tahun belum mengalami perbaikan yang signifikan. Bahkan, dalam lima tahun terakhir, Bangkalan selalu berada di posisi terbawah dibandingkan dengan Kabupaten/kota se-di Jawa Timur.

Baca Juga:  Melambat: APBD Jatim 2024 Naik 4,7%

Menurut BPS, APS merupakan rasio penduduk kelompok usia sekolah tertentu yang sedang bersekolah terhadap total penduduk dalam kelompok usia yang sesuai. Makin tinggi APS, makin besar proporsi penduduk usia sekolah yang mengenyam pendidikan, dan sebaliknya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Populer
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terkait
ADVERTISEMENT