Rabu, 20 Mei 2026
Image Slider

PAC PDIP se-Bojonegoro Resmi Dilantik, Kader Diminta Aktif Turun ke Warga

TheJatim.com – Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Dabonsia, Minggu (19/5/2026), bukan sekadar agenda konsolidasi partai. Di hadapan lebih dari 1.300 kader yang memadati arena, pesan tentang politik kerakyatan, kepedulian lingkungan, dan pentingnya kader hadir di tengah masyarakat menjadi sorotan utama.

Momentum pelantikan itu juga diwarnai penyerahan simbolis bibit pohon mangga kepada para Ketua PAC. Simbol tersebut menjadi bagian dari gerakan “Merawat Pertiwi” yang terus digaungkan PDI Perjuangan di berbagai daerah di Jawa Timur.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan politik tidak boleh hanya hadir saat momentum pemilu atau kontestasi kekuasaan. Menurutnya, kader partai harus mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

“PAC harus tumbuh kuat bersama rakyat. Politik tidak boleh tercerabut dari tanah tempat rakyat hidup. Pohon mangga yang diserahkan hari ini menjadi simbol bahwa kader PDI Perjuangan harus memberi keteduhan, merawat kehidupan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Deni.

Baca Juga:  PKB Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pesantren, Dorong Pemerintah Beri Dukungan Nyata

Politisi muda yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu menilai PAC merupakan ujung tombak partai karena bersentuhan langsung dengan persoalan warga di tingkat bawah. Karena itu, ia meminta seluruh kader menjaga tradisi gotong royong dan aktif mendengar keluhan masyarakat.

Menurut Deni, kekuatan partai tidak hanya diukur dari kemenangan politik, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Ia menekankan bahwa politik harus mampu menjawab persoalan riil warga, mulai dari ekonomi, lingkungan, hingga kehidupan sosial di desa dan perkotaan.

“Politik harus memberi manfaat nyata bagi rakyat dan lingkungan tempat mereka hidup,” katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu lingkungan memang mulai menjadi perhatian dalam berbagai agenda politik daerah. Di Bojonegoro sendiri, persoalan perubahan cuaca ekstrem, ancaman kekeringan saat musim kemarau, hingga pentingnya penghijauan menjadi isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Jatim Soroti Dana Mengendap Rp68 Triliun, Pemprov Buka Suara

Karena itu, simbol penyerahan bibit pohon dalam pelantikan PAC dinilai bukan sekadar seremoni. Langkah tersebut dianggap sebagai pesan bahwa kader partai juga memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pembangunan daerah yang terus berjalan.

Nuansa konsolidasi partai terasa kuat sepanjang acara berlangsung. Sejumlah kader tampak antusias mengikuti prosesi pelantikan hingga selesai. Beberapa di antaranya bahkan mengabadikan momen menggunakan telepon genggam saat penyerahan bibit pohon dilakukan di atas panggung.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi semangat gotong royong serta perhatian terhadap lingkungan yang ditunjukkan kader PDI Perjuangan.

Menurutnya, pembangunan daerah memang tidak bisa dilepaskan dari upaya menjaga kelestarian alam dan hubungan sosial masyarakat.

“PDI Perjuangan selama ini dikenal dekat dengan rakyat dan memiliki perhatian terhadap hal-hal yang menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Nurul Azizah.

Baca Juga:  Eri Cahyadi Haji, DPRD Surabaya Yakin Armuji Mampu Jaga Stabilitas Pemerintahan

Ia menambahkan, pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga bumi dan lingkungan hidup agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, mengingatkan kader untuk tetap menjaga soliditas organisasi. Ia meminta seluruh pengurus PAC tidak lelah turun langsung ke masyarakat dan menjaga kedekatan dengan warga.

“Kita besar karena rakyat. Maka jangan pernah lelah turun ke bawah, menjaga persaudaraan, dan bekerja dengan hati,” katanya.

Pelantikan PAC PDI Perjuangan Bojonegoro ini menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di sejumlah daerah di Jawa Timur. Agenda tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat struktur organisasi partai, tetapi juga menyiapkan regenerasi kader di tingkat akar rumput agar tetap relevan dengan perkembangan politik dan kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT