Minggu, Juli 21, 2024

Pertemuan Sekjen PDIP Hasto dan Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky: Pintu Koalisi Tampak Terbuka Lebar

Thejatim. Pada Minggu (11/6), Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky, dan Sekjen PDI Perjuangan mengadakan pertemuan. Kabar mengenai pertemuan tersebut telah dikonfirmasi oleh Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat.

Herzaky menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung di Ayam Berkah, Blok M, dan merupakan tindak lanjut dari tawaran kerja sama dan undangan pertemuan antara Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hasto dan Riefky membahas rencana pertemuan serta kemungkinan kerja sama di masa depan.

Baca Juga:  Rilis Survei Poltracking Capres 2024, Ganjar teratas disusul Prabowo dan Anies Baswedan

“Iya, benar tadi ada pertemuan antara Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky dan Sekjen PDIP Hasto. Lokasinya di Ayam Berkah, Blok M,” kata Herzaky saat dikonfirmasi.

Meskipun Herzaky tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai tanggal pertemuan antara Puan dan AHY, ia menyebutkan bahwa jadwal pertemuan akan disesuaikan.

“Ini menindaklanjuti tawaran kerja sama dan ajakan pertemuan Mbak Puan-AHY oleh Hasto dan respon Sekjen Demokrat. Membahas rencana pertemuan dan kemungkinan kerja sama ke depan,” tuturnya.

Baca Juga:  Adi Toegarisman Konsisten pada Komitmen Partai: Mewujudkan Fondasi Hukum yang Berkeadilan

Sebelumnya, Hasto telah mengungkapkan rencana pertemuan antara Puan Maharani dan AHY. PDIP terlihat terbuka untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat dalam pemilihan presiden, dan AHY disebut-sebut sebagai calon potensial untuk posisi cawapres bersama Ganjar Pranowo.

Namun, hubungan antara Demokrat dan PDIP tidak harmonis sejak Pemilihan Presiden 2004. Ketika itu, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP, mencalonkan diri sebagai presiden petahana.

Baca Juga:  PPKM Level 1, Ketua DPRD Surabaya Dorong Kebijakan Fiskal Lebih Ekspansif

Sementara itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang pada saat itu adalah bawahan Megawati, juga mencalonkan diri sebagai presiden. Ia maju bersama Partai Demokrat yang baru terbentuk. SBY berhasil mengalahkan Megawati dalam pemilihan presiden dan menjadi Presiden keenam Republik Indonesia. (kml)

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Populer
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terkait
ADVERTISEMENT