Senin, 19 Januari 2026
Image Slider

Relokasi RPH Pegirian Jalan Terus, Tidak Ada Pembatalan!

TheJatim.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan tidak ada pembatalan relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke RPH Tambak Osowilangun, meski rencana tersebut mendapat penolakan dari ratusan jagal. Pemindahan RPH dipastikan tetap berjalan sesuai perencanaan Pemerintah Kota Surabaya.

Eri menjelaskan, relokasi RPH Pegirian bukan kebijakan mendadak, melainkan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya yang telah disusun sejak 2016. Program tersebut seharusnya direalisasikan pada 2019, namun sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

“RPH ini sudah masuk dalam RPJMD Kota Surabaya sejak 2016. Harusnya berjalan di 2019, tapi saat itu terkendala pandemi,” kata Eri Cahyadi, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga:  Camat dan Lurah Surabaya Diminta Perketat Pengawasan Rumah Kos Warga

Ia menyebutkan, selama pandemi, Pemkot Surabaya lebih dulu melakukan pemindahan RPH babi. Setelah kondisi memungkinkan, pemkot melanjutkan tahap berikutnya dengan merelokasi RPH sapi Pegirian.

Menurut Eri, proses relokasi direncanakan berlangsung setelah bulan Ramadan. Meski telah dilakukan komunikasi dan diskusi dengan para jagal, pemkot tetap berpegang pada rencana yang telah ditetapkan.

“Insya Allah pelaksanaannya sekitar bulan Maret, setelah Ramadan. Sudah kami komunikasikan, tetapi mereka meminta tidak dipindah. Itu tidak bisa, karena ini bagian dari RPJMD Kota Surabaya,” tegasnya.

Baca Juga:  GMNI Surabaya Galang Dana Peduli Sumatra Serahkan Bantuan ke BPBD

Eri menambahkan, relokasi RPH Pegirian menjadi langkah penting dalam penataan kawasan wisata religi Sunan Ampel. Lahan eks-RPH nantinya akan dimanfaatkan sebagai area parkir terpusat dan sentra UMKM guna mengurangi kemacetan dan parkir liar di sekitar kawasan tersebut.

“Kawasan Ampel akan kita tata. Parkir tidak lagi di jalan, semuanya masuk ke satu area. Ini konsep yang sudah dirancang sejak 2016,” jelasnya.

Penataan kawasan tersebut, lanjut Eri, bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan para peziarah. Selama ini, kawasan Sunan Ampel dinilai masih kurang tertata, terutama dari sisi parkir dan fasilitas pendukung.

Baca Juga:  PPKM Dicabut, Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Pecepatan Laju Ekonomi Masyarakat

“Kita ingin peziarah nyaman, aman, mudah mencari parkir dan makanan. Penataan kawasan Ampel harus berjalan,” ujarnya.

Meski penolakan terus disuarakan, Eri kembali menegaskan tidak ada pembatalan relokasi RPH Pegirian. Ia memastikan pemkot tetap memperhatikan kebutuhan para jagal setelah proses pemindahan dilakukan.

“Mohon maaf kalau diminta membatalkan, tidak. RPH pasti berpindah. Tapi kebutuhan teman-teman jagal tetap akan kami perhatikan,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT