Kamis, 2 April 2026
Image Slider

300 Pemain Muda Ikuti Seleksi Banteng Jatim FC U-17 di Blitar

TheJatim.com – Sebanyak 300 pemain muda dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti seleksi terbuka Banteng Jatim FC U-17 yang digelar di Blitar, Sabtu (7/3/2026). Seleksi ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Soekarno Cup 2026, turnamen sepak bola usia muda tingkat nasional yang mempertemukan tim-tim terbaik U-17 dari berbagai provinsi di Indonesia.

Ajang tersebut bukan sekadar pencarian pemain berbakat. Seleksi ini juga menjadi upaya memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pemain potensial di Indonesia.

Ratusan peserta yang datang dari Kabupaten dan Kota Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Pacitan, Kediri hingga Ponorogo mengikuti serangkaian tes teknik dan simulasi pertandingan. Setiap pemain dinilai langsung oleh tim pelatih dan analis data Banteng Jatim FC untuk mengukur kemampuan individu sekaligus kecerdasan bermain secara tim.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menegaskan, kegiatan ini merupakan komitmen untuk memberi ruang bagi generasi muda mengembangkan bakat sepak bola secara profesional.

Baca Juga:  Penganugerahan Gelar Pahlawan Soeharto Dianggap Mengaburkan Sejarah HAM Indonesia

“Sepak bola adalah olahraga rakyat yang mampu menyatukan berbagai latar belakang. Melalui Soekarno Cup, kami ingin memberi kesempatan kepada anak-anak muda untuk menunjukkan bakat sekaligus membangun karakter sportivitas,” kata Said.

300 Pemain Muda Ikuti Seleksi Banteng Jatim FC U-17 di Blitar

Menurutnya, tingginya jumlah peserta seleksi menjadi bukti bahwa Jawa Timur tetap menjadi salah satu lumbung talenta sepak bola nasional. Hingga Minggu (8/3/2026), jumlah peserta seleksi dari berbagai daerah di Jawa Timur telah menembus lebih dari 1.000 pemain muda.

“Antusiasme ini menunjukkan bahwa daerah-daerah di Jawa Timur tidak pernah kekurangan talenta sepak bola. Tugas kita adalah memberi ruang pembinaan agar potensi mereka bisa berkembang,” ujarnya.

Manajer Banteng Jatim FC Daniel Rohi menjelaskan, proses penjaringan pemain dilakukan secara bertahap melalui lima regional seleksi agar kesempatan terbuka lebih luas bagi pemain dari berbagai daerah.

Seleksi pertama digelar di Banyuwangi pada 28 Februari 2026. Selanjutnya berlangsung di Blitar pada 7 Maret 2026 untuk wilayah Blitar Raya dan sekitarnya. Rangkaian seleksi kemudian dilanjutkan di Malang pada 8 Maret 2026, mencakup pemain dari Malang, Probolinggo, Pasuruan dan Kota Batu.

Baca Juga:  MAKI Jatim Soroti Lemahnya Kebijakan Pencegahan Korupsi di Indonesia

Setelah itu, proses seleksi akan digelar di Bangkalan pada 14 Maret 2026 untuk menjaring talenta dari wilayah Madura, meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Tahap terakhir dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 28 Maret 2026 yang mencakup wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Madiun, Ngawi, Magetan, Lamongan, Bojonegoro hingga Tuban.

Daniel mengatakan, pihaknya tidak hanya menilai kemampuan teknik individu pemain. Aspek karakter, disiplin, dan kemampuan bekerja sama dalam tim juga menjadi indikator penting dalam proses seleksi.

“Kami mencari pemain yang bukan hanya memiliki teknik bagus, tetapi juga mampu bermain sebagai sebuah tim. Dalam turnamen seperti Soekarno Cup, kekompakan tim sering menjadi faktor penentu kemenangan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Manajer Banteng Jatim FC U-17 Eri Irawan menambahkan, pembentukan tim nantinya akan menggunakan pendekatan sport science agar pembinaan pemain lebih terukur dan profesional.

Baca Juga:  P-APBD Jatim 2025 Disepakati, Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Meningkat

Menurutnya, setiap pemain akan dipantau melalui analisis data teknik dan taktik, sekaligus pengukuran kondisi fisik seperti daya tahan, kecepatan, serta kekuatan otot. Program latihan juga disusun secara periodisasi mulai dari pembentukan fisik hingga kesiapan menghadapi pertandingan.

“Selain latihan teknik dan taktik, kami juga memperhatikan aspek nutrisi, pemulihan pemain, hingga pencegahan cedera. Semua itu penting agar pemain bisa berkembang secara optimal,” ujarnya.

Banteng Jatim FC sendiri datang dengan status juara bertahan Soekarno Cup setelah menjuarai edisi sebelumnya. Target mempertahankan gelar menjadi motivasi tambahan bagi tim pelatih untuk menyeleksi pemain terbaik dari seluruh penjuru Jawa Timur.

Seleksi terbuka ini diharapkan tidak hanya melahirkan tim kompetitif untuk turnamen, tetapi juga menjadi jalur pembinaan bagi pemain muda agar kelak mampu menembus level sepak bola profesional nasional.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT