Rabu, 13 Mei 2026
Image Slider

Mudik Gratis Pemprov Jawa Timur, PKC PMII Sebut Dukung Mobilitas Mahasiswa Perantau

TheJatim.com – Program mudik gratis yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa. Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat, khususnya generasi muda, pulang ke kampung halaman saat momentum Idulfitri.

Ketua PKC PMII Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa, mengatakan program mudik gratis yang disiapkan pemerintah provinsi memberikan dampak positif bagi masyarakat yang merantau, termasuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota.

Menurutnya, tingginya biaya transportasi menjelang Lebaran sering menjadi kendala bagi banyak mahasiswa untuk pulang ke daerah asal. Karena itu, kehadiran program mudik gratis dinilai menjadi solusi yang meringankan beban ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Soroti Pengelolaan Aset, Dorong Reformasi Regulasi dan Digitalisasi

“Program ini sangat strategis. Kemarin pemprov menyiapkan sekitar 100 unit bus dengan kapasitas total sekitar 4.000 penumpang dan jumlahnya bisa bertambah sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Edo, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, armada yang disiapkan melayani berbagai rute perjalanan, baik Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Selain itu, pemerintah provinsi juga menyediakan layanan pengangkutan sepeda motor milik pemudik secara gratis.

Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat untuk tetap menggunakan kendaraan pribadi saat tiba di kampung halaman tanpa harus berkendara jauh dari kota asal.

Ivan yang akrab disapa Cak Edo menilai, program tersebut menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat Jawa Timur dari berbagai lapisan, termasuk mahasiswa yang merantau di kota besar seperti Surabaya, Malang, hingga Jakarta.

Baca Juga:  Jurnalis Nahdliyin Rilis 12 Tokoh Muda Inspiratif Jatim 2021

Menurutnya, banyak kader PMII yang saat ini sedang berproses di berbagai daerah untuk menempuh pendidikan maupun aktivitas organisasi. Program mudik gratis membuat mereka tetap bisa pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi yang tinggi.

“Kami mengapresiasi program ini karena menjadi dukungan bagi kader dan anak muda yang sedang berproses di luar kota. Dengan adanya mudik gratis, mereka tidak terbebani biaya perjalanan pulang,” jelasnya.

Program mudik gratis yang digagas pemerintah provinsi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik Lebaran. Dengan menyediakan transportasi massal, pemerintah berharap jumlah kendaraan pribadi di jalan dapat berkurang sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan tertib.

Baca Juga:  Kinerja BUMD Dinilai Belum Maksimal, DPRD Jatim Desak Evaluasi

Sejumlah mahasiswa mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut. Salah satunya Ade Rahman, mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya yang mengikuti program mudik gratis rute Surabaya menuju Semarang pada Sabtu (14/3/2026).

Ia mengatakan fasilitas tersebut sangat membantu mahasiswa perantau yang harus mengatur pengeluaran menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Saya sebagai mahasiswa rantau merasa sangat terbantu. Menjelang Lebaran kebutuhan biasanya meningkat, jadi dengan program ini kami bisa menghemat biaya perjalanan pulang,” katanya.

Program mudik gratis yang digelar pemerintah provinsi setiap tahun memang selalu mendapat respons tinggi dari masyarakat. Selain membantu masyarakat berpenghasilan terbatas, program tersebut juga menjadi upaya pemerintah untuk menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terorganisasi.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT