Selasa, 21 April 2026
Image Slider

Ketua DPD KNPI Pamekasan Serukan Perdamaian Pasca Insiden Pembacokan di Depan Masjid Asy-Syuhada

Thejatim.com, PAMEKASAN – Insiden pembacokan yang terjadi di depan Masjid Jamik Asy-Syuhada, Pamekasan, pada Minggu dini hari (9/11/2025) menelan korban jiwa. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia di tempat, sementara dua lainnya mengalami luka serius.

Bentrokan antar kelompok pemuda memicu peristiwa tragis yang menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Ketua KNPI Pamekasan Haidar Ansori.

Dalam pernyataannya, Haidar menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menilai kejadian itu harus menjadi refleksi bersama bagi seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan pemuda.

Baca Juga:  Akhirnya Yazir Ditetapkan Sebagai Tersangka, Setelah Satu Tahun Menunggu

“Peristiwa ini menjadi duka kita bersama sekaligus refleksi penting bagi kita semua. Sudah saatnya kita menata kembali cara menyalurkan energi, semangat, dan perbedaan pendapat di ruang sosial,” ujar Haidar dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/11/2025).

Haidar menegaskan, KNPI Pamekasan memandang kekerasan antar pemuda dalam bentuk apa pun bukanlah jalan yang benar. Ia mengingatkan bahwa pemuda semestinya menjadi pelopor kedamaian, bukan penyulut perpecahan.

“Tawuran hanya akan merugikan semua pihak keluarga, masyarakat, bahkan masa depan bangsa. Pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sumber masalah,” tegasnya.

Baca Juga:  Gelar Razia Balap Liar, Polres Pamekasan Amankan 30 Kendaraan Sepeda Motor

Melalui momentum ini, DPD KNPI Pamekasan mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP), komunitas, dan elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas, memperluas dialog, dan membangun kolaborasi positif dalam mendorong iklim sosial yang damai dan produktif.

 “KNPI siap menjadi ruang bersama bagi para pemuda untuk berdiskusi, berkreasi, dan berkontribusi secara konstruktif demi kemajuan Pamekasan,” tambah Haidar.

Baca Juga:  Pemborosan APBD: Berikut Lima Kabupaten dengan Rasio Belanja Operasional Tertinggi se Jawa Timur 2023

Lebih lanjut, mantan aktifis PMII itu berharap agar pemuda Pamekasan dapat menjadi generasi yang bijak, berkarakter, dan berorientasi pada masa depan. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk bermusuhan.

Di era yang semakin kompleks dan maju, pemuda dituntut memiliki mental tangguh, wawasan luas, dan kemampuan beradaptasi. Hanya dengan itu mereka bisa menjadi agent of change yang membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya. (Rul/Hdr)

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT