Kamis, 2 April 2026
Image Slider

Perumdam Surya Sembada Uji Teknologi Jerman Percepat Deteksi Kebocoran Pipa

TheJatim.com – Upaya mempercepat penanganan kebocoran jaringan distribusi air terus didorong Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Langkah terbaru dilakukan melalui uji coba Leak Detector berteknologi tinggi dari Gutermann, perusahaan teknologi deteksi kebocoran asal Jerman.

Pengujian dilakukan oleh Tim Sistem Distribusi Timur yang dipimpin Manajer Sistem Distribusi Timur Hery Murdianto, bersama jajaran supervisor dan didampingi langsung tim Gutermann Asia Pacific. Uji coba berlangsung di Jl. Kertomenanggal, Surabaya, pada Kamis, 27 November 2025.

Perwakilan Gutermann Asia Pacific, Joey Chan, menyebut Surabaya menjadi perusahaan air minum pertama di Indonesia yang menggunakan versi terbaru teknologi tersebut. “Beberapa negara di Eropa sudah menggunakannya. Di Indonesia, versi terbaru ini pertama kali digunakan oleh Surabaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Respons Dasa Cita dan Perkuat Kesempatan Kerja Pemuda

Hery menjelaskan bahwa Surya Sembada sebelumnya sudah memakai perangkat Gutermann sejak 2023 pada pipa berdiameter hingga 1000 mm. Sementara versi terbaru ini dapat mendeteksi kebocoran pada pipa dengan diameter di atas 1000 mm, sehingga jangkauan pemeriksaan menjadi lebih luas.

Lokasi uji coba dipilih karena tekanan air di jalur Kertomenanggal cukup stabil sehingga hasil deteksi lebih akurat. Selain itu, pipa di kawasan tersebut kerap terdampak getaran kereta api dan membutuhkan pemantauan berkala. “Tekanannya bagus dan jalur ini memang sering mengalami kebocoran,” kata Shah Reza, Supervisor Pemeliharaan Jaringan Pipa Zona 1.

Baca Juga:  Rancangan APBD 2026, Bantuan Pemerintah Pusat ke Surabaya Menurun

Selama pengujian, alat hanya membutuhkan sekitar lima menit untuk menemukan titik kebocoran. Dua sensor dipasang pada dua titik berbeda, kemudian sistem memproses sinyal akustik dan menunjukkan lokasi kebocoran berada sekitar 30 meter dari posisi sensor. Hasil pengecekan menemukan kebocoran di Jl. Ahmad Yani, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, tepat di depan gedung Avian Brand.

Baca Juga:  Seleksi Terbuka JPT Pratama Surabaya Masuki Tahap Berikutnya, Wali Kota Tekankan Inovasi

Inovasi ini dinilai membawa manfaat langsung bagi pelanggan. Dengan akurasi lebih baik dan proses deteksi yang cepat, petugas dapat langsung menggali pada titik yang tepat tanpa membuka banyak lokasi. Cara kerja ini menghemat waktu, memperkecil biaya rekondisi, serta mempercepat pemulihan pasokan air ke rumah-rumah pelanggan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT