Jumat, 1 Mei 2026
Image Slider

Prediksi Puncak Mudik 2026 Dishub Surabaya Perketat Pengawasan Bus

TheJatim.com – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan kendaraan angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran 2026. Pemeriksaan ini difokuskan pada armada bus yang beroperasi di terminal untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama masa angkutan Lebaran.

Langkah tersebut dilakukan seiring prediksi meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17 Maret 2026, bertepatan dengan dimulainya cuti bersama pada 18 Maret.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan bahwa masa angkutan Lebaran diprediksi berlangsung mulai 17 hingga 27 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 27 Maret ketika masyarakat mulai kembali ke kota setelah libur panjang.

“Prediksi dari Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17 Maret, sedangkan arus balik diperkirakan pada 27 Maret,” kata Trio, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga:  Warga Surabaya Protes Nook Cafe, DPRD Hentikan Pembangunan Sementara

Ramp Check Bus Diperketat di Terminal

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, Dishub Surabaya bersama instansi terkait melakukan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum. Pemeriksaan difokuskan pada bus yang beroperasi di Terminal Tambak Oso Wilangun, salah satu terminal utama keberangkatan penumpang dari Surabaya.

Ramp check ini telah dilakukan sejak sekitar satu minggu terakhir dan akan terus berlangsung sepanjang masa angkutan Lebaran.

Pemeriksaan meliputi berbagai komponen teknis kendaraan yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan, mulai dari kondisi ban, sistem penerangan, hingga perlengkapan darurat di dalam bus.

“Kami memeriksa sejumlah aspek teknis kendaraan seperti ketebalan ban, lampu utama, lampu sein, hingga wiper. Semua komponen harus dalam kondisi layak,” ujar Trio.

Selain itu, Dishub juga memastikan ketersediaan peralatan keselamatan darurat di dalam bus, termasuk martil pemecah kaca yang wajib tersedia di beberapa titik.

Baca Juga:  Monitoring Pemutakhiran Data Pemilih di Kecamatan Gubeng Dimulai

Menurutnya, setiap armada bus minimal harus dilengkapi enam martil pemecah kaca sebagai alat evakuasi jika terjadi keadaan darurat.

“Perlengkapan ini penting untuk kondisi darurat, misalnya jika terjadi kebakaran atau situasi yang mengharuskan penumpang segera keluar dari kendaraan,” jelasnya.

Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran

Secara nasional, Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran 2026 mencapai ratusan juta perjalanan, dengan moda transportasi darat masih menjadi pilihan utama masyarakat.

Kota Surabaya sebagai salah satu pusat mobilitas di Jawa Timur diprediksi mengalami peningkatan arus keberangkatan penumpang menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan luar provinsi.

Karena itu, pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.

Selain ramp check, koordinasi juga dilakukan dengan operator transportasi, pengelola terminal, serta aparat kepolisian untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama periode mudik dan arus balik.

Baca Juga:  Jurnalis Surabaya Luka Mata Saat Ricuh Aksi Solidaritas Affan di Grahadi

Imbauan Bagi Pemudik Kendaraan Pribadi

Dishub Surabaya juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik menggunakan kendaraan pribadi agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

Servis kendaraan secara berkala dinilai penting untuk menghindari potensi gangguan teknis selama perjalanan jarak jauh.

“Kami mengimbau masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melakukan servis kendaraan terlebih dahulu sebelum berangkat mudik,” kata Trio.

Menurutnya, kesiapan kendaraan menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan pengawasan ketat terhadap armada angkutan umum serta kesadaran masyarakat menjaga kondisi kendaraan pribadi, Pemkot Surabaya berharap perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT