TheJatim.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Surya Sembada memastikan layanan air bersih kepada warga Surabaya tetap berjalan stabil meski menghadapi potensi cuaca ekstrem serta libur panjang Idulfitri 2026. Perusahaan daerah tersebut menegaskan produksi dan distribusi air hingga kini masih berada dalam kondisi aman.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Surya Sembada, Achmad Prihadi, mengatakan produksi air di dua instalasi utama, yakni Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel dan Karang Pilang, berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Menurutnya, musim penghujan justru memberikan dampak positif terhadap proses pengolahan air baku yang berasal dari Sungai Surabaya. Ketersediaan air baku yang melimpah membuat proses produksi air minum lebih stabil.
“Untuk saat ini kondisi produksi di dua IPAM, yakni Ngagel dan Karang Pilang berjalan lancar. Pada musim penghujan, ketersediaan air baku cukup melimpah sehingga proses pengolahan air menjadi lebih baik dan kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat semakin terjaga,” ujarnya di Surabaya.
Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda sebelumnya memprediksi potensi cuaca ekstrem di wilayah Surabaya dan sekitarnya pada 10 hingga 20 Maret 2026. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap proses produksi air minum.
Achmad Prihadi menjelaskan bahwa air baku pada musim penghujan relatif lebih mudah diolah. Hal ini karena adanya partikel pengendap alami yang membantu proses koagulasi dan flokulasi dalam unit pengolahan air.
“Partikel alami tersebut membantu proses pengendapan di instalasi pengolahan sehingga kualitas air hasil produksi tetap stabil,” jelasnya.
Dari sisi distribusi, perusahaan juga memastikan jaringan pipa utama masih dalam kondisi aman. Hingga pertengahan Maret 2026, tidak ditemukan kebocoran pipa besar yang berpotensi mengganggu pelayanan kepada pelanggan.
Beberapa gangguan yang terjadi hanya berupa kebocoran pipa berdiameter kecil. Namun, masalah tersebut telah ditangani cepat oleh tim distribusi wilayah timur dan barat Surabaya.
Selain menjaga stabilitas produksi, perusahaan daerah tersebut juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi libur panjang Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menerapkan sistem piket bagi petugas operasional.
Melalui sistem ini, tim produksi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan akan tetap berjaga secara bergiliran selama masa libur Lebaran. Dengan demikian, penanganan gangguan layanan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kendala di lapangan.
“Kami memastikan tidak ada hari tanpa petugas. Tim kami tetap siaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal selama libur panjang,” kata Achmad Prihadi.
Di sisi lain, perusahaan juga mengimbau masyarakat Surabaya untuk menggunakan air secara bijak selama masa libur Lebaran. Warga yang akan melakukan perjalanan mudik juga diminta memastikan instalasi air di rumah dalam kondisi aman.
Langkah sederhana seperti memastikan keran air tertutup, memeriksa meter air, serta memastikan tandon dalam kondisi aman dinilai penting untuk mencegah kebocoran yang dapat berdampak pada pemborosan air maupun lonjakan tagihan pelanggan.
Perumda Air Minum Surya Sembada juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Surabaya yang selama ini mempercayakan layanan air bersih kepada perusahaan daerah tersebut.
Dengan kesiapan produksi, distribusi, serta sistem pelayanan selama masa libur Idulfitri, perusahaan optimistis kebutuhan air bersih masyarakat Kota Surabaya tetap terpenuhi secara optimal.


