Jumat, 30 Oktober 2026
Image Slider

THE BASCO 963 Wujudkan Pengabdian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim

TheJatim.com – Komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat diwujudkan The Association of Ex Banyuanyar Scout atau Alumni Pramuka Banyuanyar (THE BASCO 963) melalui kegiatan santunan anak yatim dan duafa di Yayasan Masyithah, Kabupaten Situbondo, Sabtu (7/6/2026).

Kegiatan yang menggandeng DPW PERADABAN Situbondo (Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar) tersebut menjadi penutup rangkaian Rapat Kerja Pengurus Tangguh THE BASCO 963 periode 2026-2029 yang sebelumnya digelar di Villa Utama Raya, Situbondo.

Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, kegiatan sosial tersebut menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam merealisasikan program kerja yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian sosial keumatan.

Baca Juga:  Surabaya Audit Ribuan Pondok Pesantren Pastikan Bangunan Aman dan Layak

Puluhan anak yatim dan warga kurang mampu tampak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Acara diawali dengan doa bersama, sambutan pengurus, hingga penyerahan bantuan kepada para penerima manfaat. Kehangatan dan kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Ketua THE BASCO 963, Siri Ahmad, menegaskan bahwa organisasi alumni tersebut berkomitmen menjadikan nilai-nilai pengabdian sebagai fondasi utama setiap program yang dijalankan.

“Kami akan terus berupaya menjadi manusia yang anfa’uhum linnas. Ini merupakan implementasi nyata dari motto THE BASCO, yaitu bersama-sama mengabdi menjadikan hidup lebih berarti,” ujar Siri Ahmad.

Menurutnya, kegiatan santunan bukan sekadar berbagi bantuan materi, melainkan upaya membangun budaya kepedulian yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Ia berharap semangat berbagi dapat tumbuh dan menjadi bagian dari gerakan sosial yang lebih luas.

Baca Juga:  Komisi C Dukung Pemkot dan IKA ITS Bersamai Ponpes di Surabaya Pastikan Keamanan Bangunan

Sementara itu, Wakil Ketua THE BASCO 963, Ajun Sitohank, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara sesama alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. Menurutnya, sinergi lintas organisasi alumni menjadi modal penting dalam memperkuat kontribusi sosial kepada masyarakat.

“Sinergi alumni Banyuanyar lintas organisasi seperti ini harus terus dijaga. Ini bukti bahwa ikatan santri tidak terputus meskipun sudah berada di luar lingkungan pesantren. Semoga kolaborasi kebaikan ini terus berlanjut,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Gandeng ITS Periksa Struktur Bangunan 117 Ponpes di Surabaya

Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kegiatan santunan seperti ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan.

THE BASCO 963 berharap kegiatan tersebut menjadi awal dari berbagai program sosial lainnya yang akan dijalankan selama masa kepengurusan 2026-2029. Organisasi alumni itu menargetkan penguatan peran sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan sosial kemasyarakatan.

“Semoga pengabdian ini menjadi cambuk semangat untuk terus peduli dan berbagi di semua lini kehidupan,” pungkas Siri Ahmad.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT