TheJatim.com – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno, mengapresiasi perkembangan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Surabaya yang dinilainya menjadi salah satu layanan publik terbaik di Indonesia. Bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, ia mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak berhenti pada capaian saat ini, tetapi berani meningkatkan konsep MPP menjadi Super Mall Pelayanan Publik (Super MPP).
Menurut Rio, kemajuan pelayanan publik di Surabaya bukanlah proses yang terjadi dalam waktu singkat. Transformasi itu dimulai sejak era Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA), yang saat itu menjadi pusat pelayanan berbagai perizinan dan administrasi masyarakat.
Rio mengungkapkan, saat dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya periode 2009-2014, ia mengusulkan perubahan konsep pelayanan dari Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) menjadi Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPTSP). Perubahan tersebut bertujuan memangkas birokrasi agar pelayanan menjadi lebih cepat, sederhana, dan transparan.
“Kalau konsep satu atap, masyarakat memang datang ke gedung yang sama, tetapi prosesnya masih melewati banyak pintu. Karena itu saya mengusulkan menjadi satu pintu sehingga seluruh berkas masuk dan keluar melalui jalur yang sama. Dengan begitu pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya, kepada The Jatim, Kamis (9/7/2026).
Tak hanya itu, Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu juga menginisiasi penggunaan aplikasi Document Tracker yang memungkinkan masyarakat memantau secara langsung posisi berkas permohonannya. Inovasi tersebut dinilai menjadi salah satu fondasi digitalisasi pelayanan publik di Surabaya yang kemudian berkembang menjadi Surabaya Single Window (SSW).
Seiring perkembangan teknologi, sistem tersebut terus diperbarui menjadi SSW Alfa dan selanjutnya terintegrasi dengan sistem nasional Online Single Submission (OSS) sekitar tahun 2018-2019. Integrasi ini membuat proses perizinan berusaha maupun pelayanan administrasi semakin mudah, transparan, dan terhubung dengan berbagai instansi pemerintah.
Rio menilai, saat ini MPP Surabaya telah memiliki berbagai keunggulan, mulai dari fasilitas pelayanan yang nyaman, sistem digital yang terintegrasi, transparansi proses, hingga kemudahan akses bagi masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kepuasan sekaligus kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
Karena itu, ia mengusulkan agar Surabaya menjadi kota pertama yang mengembangkan konsep Super MPP. Menurutnya, berbagai inovasi digital, aplikasi pelayanan, serta kreativitas Pemkot Surabaya sudah layak menjadikan MPP tidak sekadar sebagai pusat pelayanan administrasi, tetapi juga pusat layanan publik modern berbasis teknologi.
Selain peningkatan kualitas layanan di pusat kota, Rio juga mengusulkan program MPP Goes to Kelurahan atau Balai RW secara berkala.
“Program ini dapat menghadirkan pelayanan pemerintah lebih dekat kepada masyarakat sehingga warga tidak selalu harus datang ke pusat kota untuk mengurus berbagai dokumen,” ungkapnya.
Ia juga mengusulkan pembangunan MPP baru di kawasan Surabaya Barat dan Surabaya Timur. Kehadiran layanan tersebut diyakini mampu mempercepat pelayanan sekaligus mengurangi beban masyarakat yang tinggal jauh dari lokasi MPP saat ini.
Sebagai penyempurnaan pelayanan, Rio memberikan sejumlah rekomendasi kepada Pemkot Surabaya. Di antaranya melakukan reformasi proses dengan memangkas persyaratan yang tidak lagi relevan, menyusun standar operasional prosedur (SOP) lintas instansi agar lebih seragam, memperkuat fungsi MPP sebagai one stop investment center, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lini depan melalui budaya 3S (senyum, sapa, salam) dan peningkatan kompetensi petugas, serta memperluas jam operasional sesuai kebutuhan masyarakat.
“Pemkot Surabaya telah menunjukkan komitmen besar dalam membangun pelayanan publik yang modern. Saya berharap inovasi ini terus berlanjut sehingga Surabaya benar-benar menjadi kota cerdas bertaraf internasional dengan Super Mall Pelayanan Publik yang menjadi contoh nasional,” pungkas Rio.


