Minggu, 1 November 2026
Image Slider

Deni Wicaksono Kembali Pimpin PA GMNI Jawa Timur Secara Aklamasi

TheJatim.com – Deni Wicaksono kembali memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur setelah terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Daerah (Konferda) V di Surabaya, Sabtu (31/10/2026). Keputusan tersebut sekaligus menegaskan keberlanjutan kepemimpinan organisasi untuk periode 2026–2031.

Kepercayaan tersebut diberikan setelah peserta Konferda menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya. Deni bersama Syaifuddin Zuhri kembali mendapatkan mandat untuk memimpin organisasi sebagai ketua dan sekretaris.

“Kepercayaan ini merupakan amanah dari seluruh peserta Konferda yang harus kami jalankan bersama. Kami berterima kasih atas penerimaan laporan pertanggungjawaban dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat PA GMNI Jawa Timur,” ujar Deni.

Terpilihnya kembali Deni bukan sekadar pergantian atau penetapan kepemimpinan. Hasil Konferda V juga menjadi ujian bagi kepengurusan baru untuk menjaga soliditas alumni sekaligus memastikan organisasi tetap memiliki kontribusi nyata di tengah dinamika sosial dan politik Jawa Timur.

Baca Juga:  Minimarket Tak Sediakan Jukir Resmi, Wali Kota Surabaya Segel Parkir

Konferda V PA GMNI Jawa Timur berlangsung di Harris Hotel Gubeng, Surabaya. Forum lima tahunan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi bagi organisasi. Berdasarkan laporan pelaksanaan yang dipublikasikan sejumlah media, forum ini dihadiri perwakilan 30 dari total 36 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PA GMNI se-Jawa Timur. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur +1

Deni menegaskan, pekerjaan utama kepengurusan berikutnya adalah memperkuat konsolidasi hingga tingkat daerah. Dia ingin seluruh elemen alumni, mulai dari senior, pengurus cabang hingga generasi muda, memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan dan terlibat dalam agenda perjuangan organisasi.

“Kita ingin memastikan bahwa rumah besar Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur ini mampu terus berdiri kokoh, merangkul seluruh potensi yang ada, serta senantiasa hadir memberikan solusi nyata bagi dinamika sosial kemasyarakatan,” tegas Deni dalam pemberitaan terkait Konferda V. jawatengah.ngopibareng.id

Baca Juga:  DPRD Jatim Apresiasi Rekomendasi GMNI Surabaya Soal Kesejahteraan Rakyat

Selain konsolidasi internal, PA GMNI Jawa Timur juga menghadapi tantangan untuk menjaga relevansi pemikiran kebangsaan di tengah perubahan zaman. Perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, dan dinamika politik menuntut organisasi alumni tidak hanya menjaga warisan ideologis, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi gagasan yang menjawab persoalan masyarakat.

Sekretaris terpilih, Syaifuddin Zuhri, turut menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan dan memperluas keterlibatan cabang dalam kepengurusan. Dia menilai konsolidasi selama periode sebelumnya telah menjadi modal untuk memperkuat jaringan organisasi di berbagai daerah.

“Kita merasa bahwa selama periodesisasi Bung Deni dan pengurus yang ada sekarang, kita memang sangat luar biasa dalam konsolidasi dan membentuk cabang-cabang DPC PA GMNI se-Jawa Timur,” ungkap Syaifuddin dalam Konferda V. jawatengah.ngopibareng.id

Ke depan, kepengurusan Deni dan Syaifuddin dituntut membuktikan bahwa soliditas organisasi tidak berhenti pada kesepakatan dalam forum konferensi. Penguatan kapasitas kader, regenerasi kepemimpinan, serta keterlibatan alumni dalam ruang strategis pemerintahan dan masyarakat menjadi pekerjaan yang perlu diterjemahkan ke dalam program nyata.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Sinkronkan Data Zakat Bersama Kemenag dan LAZ

Bagi Deni, adaptasi terhadap perkembangan teknologi tidak boleh membuat PA GMNI kehilangan pijakan ideologis. Marhaenisme harus tetap menjadi landasan dalam merumuskan sikap dan memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama ketika persoalan sosial dan ekonomi semakin kompleks.

“Perubahan zaman menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi dan digitalisasi. Karena itu, organisasi harus adaptif, tetapi tetap berpijak pada nilai perjuangan kerakyatan dan cita-cita Marhaenisme,” tutur Deni.

Dengan terpilihnya kembali Deni Wicaksono dan Syaifuddin Zuhri, PA GMNI Jawa Timur memasuki periode kepemimpinan baru dengan pekerjaan besar di depan mata. Konsolidasi harus berjalan beriringan dengan regenerasi dan penguatan gagasan. Sebab, ukuran keberhasilan organisasi alumni bukan hanya soliditas kepengurusan, melainkan sejauh mana nilai perjuangannya hadir dan dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT