Jumat, 30 Januari 2026
Image Slider

Deni Wicaksono Tegaskan PDI Perjuangan Konsisten Jadi Penyeimbang Kekuasaan Nasional

TheJatim.com – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi ideologis sekaligus menegaskan kerja kerakyatan partai di tengah dinamika politik nasional dan tantangan global. Hal itu ditegaskan dalam pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan yang juga menjadi rangkaian utama peringatan HUT partai.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan Rakernas I tidak sekadar agenda rutin tahunan. Forum ini dirancang sebagai ruang strategis untuk memperkuat soliditas kader sekaligus merumuskan sikap politik partai terhadap berbagai persoalan nasional dan global.

“Rakernas I bukan agenda biasa. Ini penegasan konsolidasi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang yang kritis, dengan kerja nyata di tengah rakyat dan semangat memuliakan kemanusiaan serta keadilan,” ujar Deni, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga:  Menpora Resmikan Lapangan Petanque Unesa, IMORI Jatim Siap Cetak Atlet

Rakernas I juga menegaskan komitmen partai dalam kerja-kerja kemanusiaan. Gotong royong kader diwujudkan melalui respons kebencanaan di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Jawa Barat, serta wilayah lain yang terdampak bencana.

Tema Satyam Eva Jayate diangkat sebagai pijakan moral sekaligus standar kebenaran ideologis yang bersumber dari Pancasila dan spirit 1 Juni 1945. Menurut Deni, tema tersebut relevan terutama bagi generasi muda yang kini hidup di tengah arus informasi digital yang serba cepat.

Baca Juga:  SPM-MP Soroti Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Buku Dindik Surabaya

“Satyam Eva Jayate adalah perisai moral dengan standar kebenaran ideologi Pancasila. Ini pesan bagi pemuda agar berani bersuara kritis, memperjuangkan kebenaran, dan berdiri di sisi keadilan,” katanya.

Dalam Rakernas I, PDI Perjuangan juga akan membahas sikap politik partai terhadap isu geopolitik, krisis ekologis, ekonomi, korupsi, penegakan hukum, hingga penguatan program internal partai. Pesan utama yang ditekankan adalah keyakinan bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang, meski kerap datang tidak instan.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Jatim Hormati Proses Hukum OTT Bupati Ponorogo oleh KPK

“Satyam Eva Jayate menjadi jangkar bahwa kebenaran akan selalu menemukan jalannya,” tegas Deni.

Melalui pilar ideologis, patriotisme, dan kerakyatan, PDI Perjuangan meneguhkan peran kader sebagai penjaga kedaulatan di akar rumput sekaligus pelaksana program nyata untuk rakyat. Jejak sejarah perjuangan Bung Karno, PNI, PDI, hingga PDI Perjuangan menjadi fondasi kesetiaan partai pada konstitusi, hukum, dan demokrasi.

“Partai ini lahir dari rahim rakyat dan harus tetap setia pada jalan kerakyatan. Itu ruh yang wajib dibawa kader menghadapi dinamika politik 2026,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT