Jumat, 30 Oktober 2026
Image Slider

Dosen PGSD Unesa Perkuat Kompetensi Guru SD Pacitan melalui Pelatihan Apresiasi Nilai Keberagaman dalam Pendidikan Pancasila

Thejatim.com. Pacitan – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan pelatihan bagi guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Pacitan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai keberagaman pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.

Kegiatan ini diketuai oleh Maretha Dellarosa, Ph.D. bersama tim dosen PGSD Unesa, yaitu Vicky Dwi Wicaksono, M.Pd., Hendrik Pandu Paksi, M.Pd., dan Dr. Ari Metalin Ika Puspita, M.Pd., dengan dukungan mahasiswa Caesaria Primananda Wiedy dan Cindy Cynthia Devi. Program merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai melalui skema Kebijakan Fakultas Dana Non-APBN Tahun 2025 dengan mitra PGRI Kabupaten Pacitan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Maretha Dellarosa, Ph.D. sebagai ketua tim bertanggung jawab menyusun proposal, mengembangkan materi pelatihan, sekaligus memimpin keseluruhan pelaksanaan kegiatan. Vicky Dwi Wicaksono, M.Pd. berperan dalam penyusunan proposal, pelaksanaan kegiatan, dan penyusunan laporan. Hendrik Pandu Paksi, M.Pd. turut mendukung penyusunan proposal, pelaksanaan pelatihan, serta penyusunan laporan kegiatan. Sementara itu, Dr. Ari Metalin Ika Puspita, M.Pd. berfokus pada pelaksanaan kegiatan dan penyusunan laporan. Mahasiswa Caesaria Primananda Wiedy dan Cindy Cynthia Devi berkontribusi sebagai asisten dalam penyusunan laporan dan dokumentasi kegiatan.

Pelatihan diselenggarakan sebagai respons terhadap kebutuhan guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu menanamkan nilai toleransi, menghargai keberagaman, serta menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan mitra, masih terdapat tantangan berupa belum optimalnya strategi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai keberagaman di sekolah dasar sehingga diperlukan penguatan kompetensi guru melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan.

Selama kegiatan berlangsung, tim dosen menyampaikan materi mengenai konsep keberagaman dalam Pendidikan Pancasila, strategi pembelajaran yang menghargai perbedaan, praktik baik penerapan nilai keberagaman di sekolah, serta mendampingi peserta menyusun program yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, tanya jawab, simulasi, dan penugasan proyek sehingga peserta terlibat aktif selama proses pembelajaran.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan. Hasil pelatihan menghasilkan beberapa rancangan program yang siap diterapkan di sekolah, di antaranya Jumat Mendongeng, Jumat Beramal (Promal), dan Pojok Baca sebagai media penguatan karakter sekaligus penanaman nilai keberagaman kepada peserta didik.

Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep keberagaman, kemampuan menyusun strategi pembelajaran yang lebih inklusif, serta terbentuknya jejaring guru peduli keberagaman di Kabupaten Pacitan sebagai forum kolaborasi dan berbagi praktik baik antarguru. Tim PKM berharap program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam membangun budaya sekolah yang menghargai perbedaan serta memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT