Thejatim.com, Pasuruan— Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dr. H. Anwar Sadad, M.Ag., menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini berlangsung di Graha Genengwaru, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, pada (19/10/2025) dan diikuti oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama dari kalangan perempuan setempat.
Sosialisasi kali ini mengangkat tema “Penguatan Nilai-Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam Menghadapi Tantangan Era Digital”. Tema tersebut diangkat untuk menjawab tantangan derasnya arus informasi dan maraknya berita bohong (hoaks) di media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam sambutannya, Gus Sadad, sapaan akrabnya, yang merupakan anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra menekankan pentingnya pemahaman Empat Pilar MPR RI sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah tantangan globalisasi dan derasnya arus informasi digital.
Adapun pokok-pokok bahasan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Pancasila — sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
- UUD NRI Tahun 1945 — sebagai landasan konstitusional dalam penyelenggaraan negara.
- NKRI — sebagai bentuk final negara yang wajib dijaga keutuhannya dari berbagai ancaman disintegrasi.
- Bhinneka Tunggal Ika — sebagai semboyan yang mengajarkan pentingnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan.
Dalam pemaparannya, narasumber juga mengaitkan keempat pilar tersebut dengan isu-isu aktual seperti pentingnya literasi digital untuk menangkal hoaks, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng pertama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
“Empat Pilar MPR RI bukan sekadar slogan, melainkan nilai-nilai luhur yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda. Melalui sosialisasi ini, saya berharap masyarakat semakin memahami dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gus Sadad.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota MPR RI untuk terus mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Dapil Jawa Timur II.
“Saya berharap masyarakat Sukamaju dapat menjadi contoh dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama menghadapi berbagai potensi perpecahan yang muncul akibat isu SARA maupun politik identitas,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu tokoh perempuan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah anggota MPR RI yang secara rutin turun langsung ke masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan serupa yang dapat menambah wawasan kebangsaan kami, terutama bagi generasi muda di desa kami,” tambahnya.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini berlangsung interaktif dengan diselingi sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Selain pemaparan materi, panitia juga membagikan bahan bacaan seputar Empat Pilar MPR RI kepada para peserta yang hadir.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian program sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang terus digalakkan di berbagai daerah sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


