Jumat, 30 Oktober 2026
Image Slider

Silaturahmi Gerindra-PAN Surabaya Mengarah pada Persiapan Pemilu 2029

TheJatim.com – Pertemuan Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) di Surabaya mulai membawa pembicaraan politik ke arah Pemilu 2029. Selain memperkuat komunikasi antarpengurus, kedua partai menyinggung wacana penyesuaian daerah pemilihan (dapil) DPRD Kota Surabaya.

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso menyebut kunjungan pengurus baru DPD PAN Surabaya sebagai momentum penting untuk memperkuat hubungan kedua partai.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Partai Gerindra mengingat hubungan sejarah yang panjang dengan PAN maupun Bapak Prabowo, baik di tingkat kota maupun nasional,” kata Cahyo, Selasa (15/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di kantor DPC Gerindra Surabaya itu dihadiri jajaran pengurus kedua partai serta Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya. Komunikasi tersebut tidak hanya membahas hubungan antarpengurus, tetapi juga arah kerja politik menjelang tahapan Pemilu 2029.

Cahyo mengatakan Gerindra mengapresiasi sikap PAN yang dinilai konsisten mendukung sekaligus mengawal program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, dukungan politik tersebut menurutnya harus berujung pada manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Baca Juga:  Praktisi Anggaran Bongkar Kejanggalan Anggaran Makan Minum Pejabat Surabaya

“Gerindra menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PAN yang selalu konsisten membersamai, mendukung, menyukseskan, dan mengevaluasi program-program strategis Presiden Bapak Prabowo Subianto agar berjalan maksimal dan berdampak konkret bagi masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Bagi Gerindra, komunikasi lintas partai menjadi penting karena dinamika politik menjelang Pemilu 2029 diperkirakan semakin terbuka. Cahyo menegaskan Surabaya tidak boleh hanya menjadi arena perebutan kursi politik, tetapi juga ruang untuk memperkuat pendidikan politik dan kepentingan warga.

“Prinsip Gerindra adalah menjadikan Surabaya sebagai rumah bersama perjuangan politik yang diiringi oleh kekuatan partai politik yang inklusif dan berdampak positif bagi masyarakat,” jelas Cahyo.

Salah satu pembahasan yang mulai mencuri perhatian adalah wacana penyesuaian jumlah dapil DPRD Kota Surabaya untuk Pemilu 2029. Gerindra belum ingin mengambil sikap final karena pembahasan resmi harus melibatkan lembaga yang memiliki kewenangan sesuai tahapan pemilu.

“Yang lebih penting bagi Gerindra adalah berdiskusi lintas partai politik di Surabaya untuk mencari formula terbaik guna meningkatkan partisipasi pemilih serta edukasi dan literasi politik masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Pengamen dan Pengemis di Traffic Light ditertibkan Tim Gabungan Satpol PP dan Linmas Surabaya Hari ini

Pada Pemilu 2024, KPU menetapkan DPRD Kota Surabaya memiliki 50 kursi yang terbagi dalam lima dapil. Data KPU juga mencatat Gerindra memperoleh delapan kursi DPRD Surabaya pada Pemilu 2024.

Karena itu, setiap perubahan komposisi dapil berpotensi memengaruhi peta persaingan partai politik dan calon anggota legislatif. Cahyo meminta pembahasan dilakukan terbuka dan tidak hanya mempertimbangkan kepentingan partai.

“Gerindra sepakat bahwa bahasa yang digunakan adalah penyesuaian jumlah dapil, bukan sekadar penambahan, agar tidak merugikan rakyat maupun mengurangi eksistensi serta kekuatan politik anggota DPRD dan calon legislatif,” tegasnya.

Ketua DPD PAN Surabaya Ghofar Ismail mengatakan kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru sekaligus memperkuat komunikasi dengan Gerindra. Ia mengapresiasi sambutan yang diberikan jajaran Gerindra Surabaya.

“Kita berkunjung di DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, diterima dengan luar biasa. Tempat, hidangan, dan semuanya sudah dicukupi,” kata Ghofar.

Ghofar memastikan PAN Surabaya terbuka untuk membangun kerja sama dengan Gerindra, terutama dalam mengawal agenda pembangunan nasional dan Kota Surabaya. Menurutnya, komunikasi antarpartai diperlukan agar hubungan politik tidak berhenti pada seremoni silaturahmi.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Dorong Transparansi dan Penyederhanaan Reaktivasi BPJS PBI

“Kita juga bersama-sama bersolid bergerak menuju Indonesia yang maju dan juga untuk Kota Surabaya dan melaksanakan program-program Prabowo sampai tuntas, sampai selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masing-masing partai untuk memperkenalkan struktur kepengurusan baru. PAN juga ingin memastikan komunikasi dengan Gerindra berjalan hingga tingkat pusat.

“Kita menyambung silaturahim. Nanti berkaitan apa, pengurus kita sampaikan di pengurus Gerindra, juga Gerindra menyampaikan pengurus di Kota Surabaya disampaikan ke pusat,” jelasnya.

Sementara terkait wacana perubahan dapil Pemilu 2029, PAN memilih menyerahkan pembahasan teknis kepada pihak yang memiliki kewenangan. Namun, Ghofar berharap setiap perubahan dilakukan secara proporsional sehingga tidak menimbulkan ketimpangan dalam representasi politik masyarakat.

“Kalau memang ada perubahan jumlah kursi maupun dapil, kami berharap formulanya tetap dilakukan secara proporsional,” kata Ghofar.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT