Thejatim.com, PAMEKASAN – Di tengah dinamika politik tanah air yang kian kompleks, muncul sosok inspiratif yang konsisten menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan. Hj. Ansari, srikandi politik asal Madura, kini menjadi simbol pengabdian nyata bagi masyarakat kecil melalui perannya di kancah nasional.
Bagi politisi perempuan kelahiran Pamekasan ini, politik bukanlah panggung untuk mengejar kekuasaan semata. Sebaliknya, ia memandang politik sebagai instrumen sakral untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata.
Politik sebagai Jalan Pengabdian
Melalui perahu PDI Perjuangan, Hj. Ansari meneguhkan langkahnya untuk selalu berada di barisan terdepan membela hak-hak warga. Orang-orang mengenalnya sebagai sosok yang tidak segan turun langsung ke pelosok desa, menyapa petani, pedagang pasar, hingga mendengarkan keluh kesah ibu rumah tangga dan generasi muda.
“Wakil rakyat tidak cukup hanya mendengar suara rakyat di ruang rapat, tetapi harus merasakan langsung denyut kehidupannya,” ujar Hj. Ansari dalam sebuah kesempatan. Prinsip inilah yang memperkenalkan beliau sebagai figur yang rendah hati namun progresif dalam bertindak.
PDI Perjuangan sebagai Rumah Perjuangan
Sebagai istri dari Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, Hj. Ansari memiliki keselarasan visi dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa kesamaan ideologi kerakyatan mendasari pilihannya berlabuh di partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
“PDI Perjuangan bagi kami bukan sekadar kendaraan politik, melainkan rumah perjuangan. Di sanalah kita menanamkan harapan agar nilai gotong royong dan keberpihakan pada wong cilik terus hidup dalam kebijakan nyata,” tegas Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Kerja Nyata untuk Rakyat Kecil
Selama masa pengabdiannya, Hj. Ansari secara aktif mendorong berbagai program strategis yang menyentuh akar rumput. Fokus utamanya meliputi:
- Pendidikan: Memperjuangkan akses beasiswa dan fasilitas sekolah yang layak.
- Kesehatan: Memastikan layanan kesehatan yang inklusif bagi keluarga kurang mampu.
- Ekonomi Kerakyatan: Penguatan UMKM dan bantuan bagi sektor pertanian/perikanan.
Ia sering turun langsung ke lapangan agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan masyarakat yang membutuhkan menerima bantuan tersebut secara langsung.
Menjadi Jembatan Aspirasi
Sebagai wakil rakyat, Hj. Ansari mengambil peran sebagai jembatan kokoh yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah pusat. Ia berkomitmen memastikan setiap kebijakan dari Jakarta mampu mengatasi persoalan nyata yang menghimpit warga daerah, terutama di Madura.
“Kesejahteraan rakyat bukan jargon politik, melainkan amanah yang menuntut kerja nyata dan konsisten untuk memperjuangkannya,” tutupnya dengan penuh optimisme.
Dengan rekam jejak pengabdian yang tulus, Hj. Ansari membuktikan bahwa politik di tangan yang tepat dapat menjadi cahaya harapan bagi perubahan hidup masyarakat ke arah yang lebih baik.


