Jumat, 30 Oktober 2026
Image Slider

Ketua BEM Universitas Hang Tuah Raih Penghargaan Maritim Jawa Timur

TheJatim.com – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hang Tuah (UHT), Raihan Asfi Priadi, meraih East Java Maritime Award 2026 kategori Tokoh Muda. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya, Jumat (14/8/2026).

“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap peran generasi muda dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya sektor maritim sebagai bagian strategis dari pembangunan Indonesia,” demikian keterangan dalam materi kegiatan Penganugerahan East Java Maritime Award.

Raihan dinilai memiliki kepedulian terhadap dunia kemaritiman melalui keterlibatannya sebagai Ketua BEM UHT. Peran tersebut dinilai penting karena mahasiswa dapat menjadi salah satu kelompok yang ikut memperkenalkan isu maritim kepada generasi muda.

Penghargaan diberikan pada agenda yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diserahkan Ketua Bunda Milenial, Dr. Rr. Dyah Eko Setyowati, S.Sos., S.E., M.M., kepada Raihan Asfi Priadi.

Baca Juga:  Ratusan Penonton Menangis Saksikan Pemutaran Film "Sampai Titik Terakhirmu" di Surabaya

“Sebagai mahasiswa Universitas Hang Tuah yang berada dalam lingkungan pendidikan tinggi berbasis kemaritiman, Raihan Asfi Priadi dinilai memiliki perhatian terhadap pengembangan wawasan kemaritiman,” tulis keterangan kegiatan tersebut.

Bukan tanpa alasan isu kemaritiman mendapat perhatian di lingkungan UHT. Kampus yang berada di Surabaya itu memang memiliki karakter kuat pada pendidikan kemaritiman. UHT saat ini memiliki sejumlah program studi yang berkaitan dengan bidang tersebut, termasuk Teknik Perkapalan, Teknik Sistem Perkapalan, Oseanografi, Perikanan, serta program pendidikan pelayaran.

“Penghargaan ini juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa dan generasi muda untuk mengambil peran dalam memperkuat sektor maritim,” demikian keterangan penyelenggara mengenai tujuan pemberian penghargaan tersebut.

Bagi Raihan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa peran mahasiswa tidak berhenti pada aktivitas akademik dan organisasi. Kepedulian terhadap persoalan maritim dapat dikembangkan melalui pendidikan, kegiatan kemahasiswaan, pengabdian kepada masyarakat, hingga ruang diskusi publik.

Baca Juga:  Surabaya Waspada Covid-19, Wali Kota Terbitkan Surat Edaran

“Sebagai Ketua BEM Universitas Hang Tuah, Raihan Asfi Priadi juga diharapkan dapat terus mendorong peran mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu kemaritiman,” tulis materi penganugerahan.

UHT sendiri menempatkan kemaritiman sebagai salah satu karakter utama pendidikannya. Kampus tersebut menyebut memiliki fokus pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan keunggulan pada bidang kemaritiman, kesehatan, teknologi, dan ilmu sosial.

Dalam konteks yang lebih luas, keterlibatan generasi muda menjadi penting ketika sektor maritim Indonesia menghadapi tantangan yang semakin beragam. Pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan sektor tersebut tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga memiliki SDM yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Soroti Warga Miskin Terdata Namun Tanpa Bantuan

UHT sebelumnya juga mengukuhkan 591 lulusan pada periode Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kampus tersebut menempatkan lulusan sebagai bagian dari sumber daya manusia yang diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional, khususnya sektor kemaritiman.

“Dengan diterimanya penghargaan tersebut, diharapkan semangat generasi muda dalam memberikan kontribusi terhadap dunia maritim semakin berkembang serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan pendidikan, dan kemajuan maritim Indonesia,” demikian keterangan penutup kegiatan.

Penganugerahan East Java Maritime Award kategori Tokoh Muda akhirnya bukan sekadar seremoni penghargaan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk menyoroti kembali pentingnya keterlibatan anak muda dalam isu kemaritiman, terutama di Surabaya dan Jawa Timur yang memiliki lingkungan pendidikan serta aktivitas ekonomi yang dekat dengan sektor kelautan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT