Jumat, 30 Oktober 2026
Image Slider

Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Akhiri Konsolidasi PAC Se-Jatim di Lumajang

TheJatim.com – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menutup rangkaian pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Jawa Timur di Kabupaten Lumajang. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menggaungkan semangat cinta tanah air dan kepedulian lingkungan dalam peringatan Bulan Bung Karno 2026.

Sebelum pelantikan PAC se-Kabupaten Lumajang yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/6/2026), jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur terlebih dahulu melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (12/6/2026).

Rombongan diterima langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara partai politik dan pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tak sekadar agenda organisasi, rangkaian kegiatan di Lumajang juga diisi dengan penanaman pohon, doa bersama, serta tumpengan yang sarat makna kebangsaan. Sebanyak 56 tumpeng disiapkan sebagai simbol 56 tahun wafatnya Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Puluhan tumpeng tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat dan peserta kegiatan sebagai bentuk kebersamaan, gotong royong, serta semangat berbagi yang selama ini menjadi bagian dari ajaran Bung Karno.

Baca Juga:  Langkah Konkrit GESID Jatim: Menuju Masa Depan Indonesia Emas 2045

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan Bulan Bung Karno tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial. Menurutnya, peringatan tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan rakyat.

“Bulan Bung Karno mengingatkan kita bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam kerja nyata. Menjaga lingkungan, memperkuat gotong royong, merawat persatuan, dan hadir membantu masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang paling sederhana namun paling bermakna,” ujarnya.

Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Akhiri Konsolidasi PAC Se-Jatim di Lumajang

Deni menegaskan, kegiatan penanaman pohon hingga tumpengan merupakan simbol bahwa nilai-nilai perjuangan Bung Karno masih hidup dan relevan di tengah masyarakat saat ini.

Ia menyebut Bung Karno sejak awal telah menempatkan persatuan dan gotong royong sebagai fondasi utama bangsa. Karena itu, peringatan Bulan Bung Karno sengaja dirancang agar dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kami ingin Bulan Bung Karno dirayakan dengan kegiatan yang dekat dengan rakyat dan mengingatkan bahwa kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Dorong Lahirnya Marsinah Syariah Lewat Perda Ketenagakerjaan

Pemilihan Kabupaten Lumajang sebagai lokasi penutup pelantikan PAC se-Jawa Timur juga bukan tanpa alasan. Daerah yang berada di kawasan kaki Gunung Semeru itu memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan ekologi Jawa Timur.

Lumajang dikenal memiliki kawasan hutan yang luas, sumber mata air penting, serta lahan pertanian produktif yang menopang ketahanan pangan daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, isu pelestarian lingkungan dan perlindungan sumber daya alam menjadi perhatian penting di wilayah tersebut.

Menurut Deni, potensi sumber daya alam yang dimiliki Lumajang harus dijaga secara berkelanjutan agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Menjaga alam sesungguhnya adalah menjaga masa depan. Hutan yang lestari, sumber air yang terpelihara, dan lingkungan yang sehat akan menjadi warisan berharga bagi generasi yang akan datang,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang atas komitmennya dalam menjalankan pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan partai politik dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, hingga pelestarian lingkungan.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Jawa Timur Perkuat Gotong Royong Lewat 468 Sapi Kurban

Sementara itu, pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang akan menjadi penutup seluruh rangkaian pelantikan PAC di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Dengan tuntasnya proses tersebut, struktur organisasi partai hingga tingkat kecamatan diharapkan semakin siap menjalankan fungsi pelayanan, pengabdian, dan penyerapan aspirasi masyarakat.

“Pelantikan PAC bukan sekadar agenda organisasi. Ini adalah peneguhan komitmen kader untuk terus hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi mereka, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tandas Deni.

Penutupan rangkaian pelantikan PAC di Lumajang menjadi simbol bahwa politik tidak hanya berbicara soal kekuasaan, melainkan juga tentang kepedulian terhadap rakyat, kelestarian lingkungan, serta upaya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Juga
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Terbaru
ADVERTISEMENT