Senin, Juli 22, 2024

Prabowo Saksikan Penandatanganan Perjanjian Helikopter Black Hawk dan Pesawat Tempur F-15EX untuk TNI

Thejatim – Setelah menandatangani kesepakatan awal untuk memperoleh jet tempur canggih F-15EX dari Boeing, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah menyaksikan tindak lanjutnya dengan menghadiri upacara penandatanganan perjanjian industri pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang terkait dengan pengadaan helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat armada helikopter Angkatan Bersenjata Indonesia (TNI).

Perjanjian Kerja Sama (Head of Agreement/HOA) ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI, Gita Amperiawan, dan Wakil Presiden Global Business Development dari Sikorsky, Lockheed Martin, yaitu Jeff White. Kesepakatan ini berkenaan dengan pengadaan 24 unit Helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk tipe GFA. Acara penandatanganan ini juga disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN Indonesia, Rosan Roeslani. Upacara tersebut berlangsung di fasilitas Lockheed Martin di Washington.

“Kerjasama ini diharapkan akan memberikan kekuatan tambahan bagi TNI sekaligus juga memperkuat sektor industri pertahanan,” ungkap Prabowo dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari Kamis, tanggal 24 Agustus 2023.

Baca Juga:  Antusiasme Kades Sambut Prabowo Subianto di Rakernas Apdesi

Helikopter S-70M Black Hawk ini diproduksi di fasilitas PZL Miele yang dimiliki oleh Lockheed Martin di Polandia. Pesawat ini merupakan jenis helikopter utilitas yang telah terbukti andal dalam berbagai operasi di seluruh dunia. Dengan kemampuan untuk melaksanakan berbagai misi dan sertifikat keamanan militer, helikopter ini dapat beroperasi dalam kondisi cuaca ekstrem baik pada siang maupun malam hari. Misi-misi tersebut mencakup transportasi pasukan, evakuasi medis, pemadam kebakaran, pencarian dan penyelamatan, serta tugas-tugas lainnya.

Helikopter angkut serba guna ini memiliki daya angkut sebesar 10,350 lbs (sekitar 4,695 kg) dan juga mampu membawa muatan eksternal seberat 9,000 lbs (sekitar 4,082 kg). Dengan kabin berukuran 11,2 m^3 / 396 kaki persegi, helikopter ini dilengkapi dengan tempat duduk eksekutif dan fasilitas komunikasi yang menjadikan transportasi personel, VIP, termasuk Kepala Negara, menjadi lebih nyaman dan aman. Standar keamanan pilot juga dijaga dengan sangat ketat.

Baca Juga:  Projo Dukung Prabowo, Gerindra: Perkuat semangat berjuang

Sebelumnya, Prabowo juga telah berhasil menjalin pembelian 24 unit pesawat tempur F-15EX yang baru. Penandatanganan perjanjian untuk pembelian tersebut dilakukan di The Boeing Company, St. Louis, Missouri.

“Melalui penandatanganan nota kesepahaman, komitmen pembelian 24 Unit Pesawat Tempur F-15EX,” ungkap Prabowo dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @prabowo.

Pesawat tempur F-15EX ini merupakan generasi terbaru dari keluarga F-15 yang telah terbukti dalam berbagai operasi. Pesawat ini memiliki berbagai keunggulan, termasuk:

  1. Kemampuan Muatan: F-15EX dapat membawa hingga 29,500 pound (sekitar 13,380 kilogram) muatan, yang menjadikannya mampu membawa lebih banyak persenjataan dibandingkan pesawat tempur generasi sebelumnya.
  2. Kinerja Mesin yang Unggul: Dilengkapi dengan mesin modern yang memberikan pesawat kecepatan dan kelincahan yang lebih tinggi.
  3. Struktur Pesawat yang Kokoh: Pesawat ini dirancang untuk memiliki masa layanan hingga 20,000 jam terbang, memberikannya daya tahan dan jangkauan operasional yang lebih lama.
  4. Sistem Avionik Canggih: F-15EX dilengkapi dengan sistem radar dan avionik mutakhir yang memungkinkan pesawat mendeteksi dan melacak target dengan akurasi yang tinggi.
  5. Kemampuan Bertahan: Pesawat ini memiliki perlindungan elektronik, termasuk sistem perang elektronik yang canggih untuk meningkatkan daya bertahan dalam situasi medan tempur.
  6. Integrasi Senjata: F-15EX dapat dilengkapi dengan berbagai jenis senjata, termasuk rudal udara-ke-udara, bom, dan persenjataan khusus lainnya.
  7. Pemeliharaan yang Mudah: Desain F-15EX juga mempertimbangkan biaya operasional dan pemeliharaan yang lebih rendah, serta memperpanjang interval antara perawatan.
  8. Kemampuan Multi-Misi: F-15EX dapat digunakan dalam berbagai misi, termasuk dominasi udara, serangan darat, dan operasi maritim.
  9. Keterhubungan dengan Sistem Lain: Pesawat ini dirancang agar dapat berkomunikasi dan beroperasi secara efektif dalam jaringan pertempuran yang lebih luas, memungkinkannya untuk bekerja sama dengan sistem lain seperti satelit, pesawat nirawak, dan pesawat lainnya.
Baca Juga:  Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama di Elysee
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Populer
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terkait
ADVERTISEMENT